Menyongsong NTQ XIII Dharmasraya, Kafilah Asam Jujuhan Siapkan Potensi Terbaik

IMG 20260917 WA0491

DHARMASRAYA | Go Indonesia.id — Menyongsong pelaksanaan NTQ XIII Tingkat Kabupaten Dharmasraya, Kecamatan Asam Jujuhan mulai mematangkan persiapan dengan melakukan pemetaan potensi calon kafilah.

Langkah tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan setiap cabang yang diperlombakan memiliki kandidat yang siap dan mampu membawa nama Kecamatan Asam Jujuhan.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Persiapan itu dibahas dalam rapat yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Asam Jujuhan, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti unsur Forkopimcam, para kepala sekolah dan wali nagari se-Kecamatan Asam Jujuhan, pengelola TPA/TPSA, LPTQ, rumah tahfidz, pengurus masjid, serta utusan sejumlah perusahaan yang berada di wilayah Kecamatan Asam Jujuhan.

Kepala KUA Kecamatan Asam Jujuhan, Rusdi candra mengatakan pemetaan kekuatan perlu dilakukan sejak awal mengingat ketersediaan sumber daya manusia yang menjadi kandidat kafilah masih terbatas.

“Mengingat masih terbatasnya SDM kita sebagai kandidat kafilah MTQ, perlu dilakukan pemetaan kekuatan terlebih dahulu,” ujar Rusdi.

Menurutnya, pemetaan tersebut bukan hanya untuk mengetahui cabang yang sudah memiliki calon peserta, tetapi juga menjadi dasar dalam menyusun pembinaan secara berkelanjutan dan terkoordinasi.

Rusdi menambahkan, apabila masih terdapat cabang tertentu yang belum memiliki kandidat di Kecamatan Asam Jujuhan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pengelola madrasah maupun rumah tahfidz di wilayah lain untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Meski demikian, potensi lokal tetap menjadi prioritas utama. Pembinaan terhadap generasi muda di Kecamatan Asam Jujuhan akan terus dilakukan secara berkesinambungan dengan melibatkan berbagai unsur terkait.

Sementara itu, Camat Asam Jujuhan Mashuri Thaib menegaskan bahwa persiapan NTQ harus dilakukan secara bersama-sama. Menurutnya, keberhasilan kafilah tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, tetapi membutuhkan dukungan pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, lembaga pendidikan, rumah tahfidz, pengurus masjid, serta seluruh elemen masyarakat.

Mashuri berharap proses pemetaan dan pembinaan yang dilakukan sejak dini dapat melahirkan kafilah terbaik dari Asam Jujuhan, sekaligus menjadi momentum untuk semakin memperkuat pembinaan generasi Qurani di wilayah tersebut.

“Target kita bukan sekadar ikut berkompetisi, tetapi mempersiapkan putra-putri terbaik Asam Jujuhan dengan pembinaan yang terarah, berkelanjutan dan terkoordinasi,” demikian semangat yang mengemuka dalam rapat persiapan tersebut.

Dengan semangat kebersamaan dan dukungan seluruh unsur, Kafilah Kecamatan Asam Jujuhan siap menyongsong NTQ XIII Tingkat Kabupaten Dharmasraya dengan membawa potensi terbaik dari daerah sendiri.

Amat/ Jurnalis Go Indonesia


Advertisement

Pos terkait