Ketua TP Posyandu Bali, Ny. Putri Koster ,Menyambut Kunjungan Plt Sekum Posyandu Pusat, Ny. Safriati Safrizal.

IMG 20261021 WA0121

BALI | Go Indonesia.id _Dalam kegiatan Pelaksanaan Program “Membina dan Berbagi”, bertempat di Balai Banjar Dinas Tabu, Desa Songan A,

Upaya penguatan kelembagaan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta peningkatan kesadaran sanitasi lingkungan di wilayah pedesaan terus dipacu secara berkelanjutan. Langkah nyata ini diwujudkan melalui sinergi antara Tim Penggerak (TP) Posyandu Pusat, TP Posyandu Provinsi Bali, dan TP Posyandu Kabupaten Bangli dalam kegiatan Pelaksanaan Posyandu 6 SPM dan Peletakan Batu Pertama Bantuan Sanitasi Komunal yang disinergikan dengan Program “Membina dan Berbagi”, bertempat di Balai Banjar Dinas Tabu, Desa Songan A, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Selasa (20/10/2026).
Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, bersama Ketua TP Posyandu Kabupaten Bangli, Ny. Sariasih Sedana Arta, dan Wakil Ketua TP Posyandu Kabupaten Bangli, Ny. Suciati Diar, menyambut langsung kunjungan Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Umum (Sekum) Posyandu Pusat, Ny. Safriati Safrizal.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DWP Kabupaten Bangli, Ny. Pusparini Riana Putra, jajaran Kepala Perangkat Daerah Provinsi Bali dan Kabupaten Bangli, Camat Kintamani, Perbekal Desa Songan A, serta 150 orang kader Posyandu desa.
Rangkaian acara diawali dengan peletakan batu pertama pembangunan sanitasi komunal oleh Plt. Sekum Posyandu Pusat, Ny. Safriati Safrizal. Pembangunan ini merupakan bagian dari program bantuan Posyandu Pusat bernilai total Rp500 juta untuk 10 titik lokasi secara nasional. Kabupaten Bangli terpilih menjadi salah satu daerah penerima dengan alokasi pembangunan di 3 titik lokasi.
Dalam sambutannya, Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menekankan pentingnya penguatan kelembagaan serta pemahaman para kader di tingkat desa agar pelayanan kepada masyarakat dapat optimal.
“Fokus utama yang kami lakukan adalah penguatan terhadap pemahaman dan kelembagaan TP Posyandu, diawali dengan penyusunan program penguatan hingga menyapa langsung para kader di lapangan. Seperti di Desa Songan A ini, terdapat 15 banjar dengan 15 Posyandu. Rata-rata setiap Posyandu diperkuat oleh 10 orang pengurus dan kader di masing-masing bidang. Kami berupaya meminimalkan di setiap bidang ada keterwakilan kader yang aktif untuk melayani masyarakat,” ujar Ny. Putri Koster.
Sementara itu, Plt. Sekum Posyandu Pusat, Ny. Safriati Safrizal, saat membacakan arahan Ketua Umum TP Posyandu sekaligus membuka secara resmi acara Temu Kader, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TP Posyandu Provinsi Bali atas dedikasinya dalam menggerakkan program kemasyarakatan.
Dalam arahannya, Ny. Safriati menegaskan tiga poin utama pergerakan Posyandu ke depan:
1. Posyandu wajib mendukung pemenuhan 6 bidang SPM secara utuh.
2. Keaktifan dan kesiapsiagaan kader sebagai garda terdepan pelayanan desa.
3. Kepedulian bersama terhadap lingkungan bersih dan penanganan sampah terpadu.
“Bantuan sanitasi komunal ini adalah aset bersama. Kami harap seluruh lapisan masyarakat dan kader dapat menjaga, merawat fasilitas ini agar memberikan manfaat jangka panjang, serta terus mengedukasi warga terkait pemilahan dan pengurangan sampah dari sumbernya,” tegas Ny. Safriati Safrizal.
Pada kesempatan yang sama, Ketua TP Posyandu Kabupaten Bangli, Ny. Sariasih Sedana Arta, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam atas perhatian pemerintah pusat kepada Kabupaten Bangli.
“Selamat datang di Kabupaten Bangli kepada Ibu Plt. Sekum Posyandu Pusat beserta rombongan. Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Bangli mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena Kabupaten Bangli dipercaya menjadi salah satu penerima bantuan sanitasi komunal dari 10 provinsi di Indonesia. Semoga bantuan ini benar-benar berdaya guna bagi kesehatan masyarakat kami, dan kami berharap di tahun-tahun mendatang Kabupaten Bangli tetap terus mendapat perhatian dan pembinaan dari pemerintah pusat,” ungkap Ny. Sariasih Sedana Arta.
Melalui kolaborasi erat lintas tingkatan ini, penguatan kelembagaan Posyandu 6 SPM serta terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat di pedesaan diharapkan dapat terwujud secara berkelanjutan. (JW)

Bacaan Lainnya

Advertisement

Kadek/Jurnalis Go Indonesia


Advertisement

Pos terkait