Teken Kesepahaman dengan Yayasan Anambas, Bupati Aneng Tekankan Implementasi Program Nyata

IMG 20261030 WA0718

‎ANAMBAS | Go Indonesia.id – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, didampingi Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, S.E., menghadiri penandatanganan Naskah Kesepahaman Bersama antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dan Yayasan Anambas. Kegiatan tersebut berlangsung di Lantai III Ruang Rapat Utama Prof. Dr. Mohamad Zen, Kantor Bupati Kepulauan Anambas, Pasir Peti, Kamis (29/10/2026).
‎
‎Dalam sambutannya, Bupati Aneng menyampaikan bahwa pembangunan daerah di Kabupaten Kepulauan Anambas memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam mengoptimalkan potensi ekosistem yang dimiliki dengan tetap menjaga keseimbangan antara perlindungan lingkungan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
‎
‎Menurutnya, upaya pembangunan berkelanjutan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar pemanfaatan sumber daya alam dapat berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
‎
‎Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif kerja sama yang diusung Yayasan Anambas melalui program sinergi pembangunan berkelanjutan, khususnya di bidang konservasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
‎
‎Bupati Aneng berharap penandatanganan naskah kesepahaman tersebut dapat menjadi pedoman bagi seluruh perangkat daerah dalam membangun sinergi dan melaksanakan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
‎
‎“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas, kami memberikan apresiasi dan menyambut baik setelah dilakukannya penandatanganan naskah kerja sama ini,” ujar Aneng.
‎
‎Meski demikian, Bupati Aneng menegaskan bahwa kerja sama tersebut tidak boleh hanya sebatas kesepakatan di atas kertas. Ia menginginkan adanya implementasi program yang jelas, terukur, dan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
‎
‎Bahkan, dalam arahannya, Aneng secara terbuka menyoroti pelaksanaan program Yayasan Anambas yang disebut telah menjangkau 32 desa di Kabupaten Kepulauan Anambas.
‎
‎“Saya melihat Anambas Foundation sudah 32 desa yang berjalan. Pertama, kami dari pemerintah daerah berterima kasih. Cuma saya belum melihat aksi nyatanya,” ungkapnya.
‎
‎Ia menegaskan, pemerintah daerah ingin mengetahui secara langsung sejauh mana program yang telah berjalan tersebut memberikan dampak dan perubahan di tengah masyarakat.
‎
‎Menurut Aneng, laporan mengenai jumlah desa yang menjadi sasaran program perlu dibarengi dengan bukti pelaksanaan dan hasil nyata di lapangan. Dengan demikian, keberadaan program tidak hanya diketahui melalui penyampaian laporan, tetapi juga dapat dilihat dan dievaluasi secara langsung.
‎
‎Karena itu, ia meminta agar pelaksanaan berbagai kegiatan Yayasan Anambas turut melibatkan pemerintah daerah. Keterlibatan tersebut dapat dilakukan melalui kunjungan langsung ke lokasi kegiatan maupun dengan mengundang perwakilan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk menyaksikan pelaksanaan program.
‎
‎Aneng menegaskan, keterbukaan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan setiap bentuk kerja sama benar-benar memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Anambas.
‎
‎Ia juga berharap Yayasan Anambas mampu menunjukkan hasil kerja yang dapat menjadi contoh keberhasilan pembangunan berbasis konservasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Bahkan, jika berhasil diwujudkan secara konkret, program tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi daerah lain hingga tingkat internasional.
‎
‎Setelah penandatanganan naskah kesepahaman bersama, kegiatan dilanjutkan dengan Dialog Anambas Berkelanjutan Tahun 2026. Bupati Aneng berharap forum tersebut dapat diikuti secara optimal sehingga menghasilkan kesamaan pemahaman, rekomendasi bersama, serta rencana aksi dan tindak lanjut yang jelas.
‎
‎Menurutnya, keberhasilan sebuah kerja sama tidak cukup diukur dari kesepakatan maupun program yang direncanakan, tetapi harus dibuktikan melalui pelaksanaan dan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan.
‎
‎Dengan demikian, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dan Yayasan Anambas diharapkan mampu menghadirkan langkah konkret dalam menjaga kelestarian lingkungan, mengoptimalkan potensi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Laut Sakti.

Bambang/Jurnalis Go Indonesia


Advertisement

Pos terkait