TELUK BINTUNI | Go Indonesia.id — Kesiapsiagaan personel Polres Teluk Bintuni kembali diuji sekaligus terbukti nyata: hanya berselang 8 menit setelah laporan masuk, Tim Piket Pamapta I bersama Piket Fungsi sudah meluncur ke lokasi kebakaran lahan kosong di pinggir Jalan Tuasay, Kampung Direp, Kabupaten Teluk Bintuni, pada Minggu sore (2/8/2026).
Laporan masyarakat masuk ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Teluk Bintuni pada pukul 16.07 WIT. Tanpa menunda, tim piket langsung berangkat dan tiba di lokasi pukul 16.15 WIT. Sesampainya di TKP, personel gabungan bahu-membahu berupaya memadamkan kobaran api agar tidak semakin meluas dan tidak mengganggu jarak pandang serta keselamatan para pengguna jalan.
Berkat kesiapsiagaan dan penanganan cepat di lapangan, kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 17.05 WIT — sebelum sempat merambat ke area lahan yang lebih luas.
Kapolres Teluk Bintuni AKBP Marully Rachmat Azwar, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kasihumas IPTU Ludfi Hakim Iha, S.H., menyampaikan keberhasilan ini sebagai bukti nyata respon cepat kepolisian di tengah musim kemarau yang rawan kebakaran hutan dan lahan.
“Kecepatan adalah kunci. Laporan masuk → berangkat → padam. Semakin cepat kita bertindak, semakin kecil kerugiannya. Dan ini berkat kerja sama: warga lapor cepat, kita tangani cepat,” ujar IPTU Ludfi.
Pihaknya juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat yang telah memanfaatkan layanan darurat Call Center 110 — kecepatan informasi dari warga adalah benteng pertama mencegah kebakaran menjadi bencana yang lebih besar.
Menjelang puncak musim kemarau, Polres Teluk Bintuni mengimbau seluruh warga untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan kedisiplinan:
– 🚫 Hindari membakar sampah atau rumput sembarangan di dekat area lahan kering dan semak belukar
– 🚬 Waspada puntung rokok — pastikan benar-benar padam sebelum dibuang, jangan buang di lahan kering
– 🌾 Dilarang keras membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar — gunakan cara aman dan bertanggung jawab
“Polisi siap bergerak kapan saja. Tapi pencegahan tetap di tangan kita semua. Satu puntung rokok bisa habiskan hektare lahan — satu panggilan ke 110 bisa selamatkan satu wilayah. Mari jaga lingkungan kita bersama,” tutup Kasihumas Polres Teluk Bintuni.
Iskandar/Jurnalis Go Indonesia







