TEBO ULU | Go Indonesia.Id – Kondisi ruas jalan penghubung Desa Melako Intan dengan SP 7, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo, kian memprihatinkan dan nyaris putus. Kerusakan parah di sejumlah titik membuat akses transportasi warga terganggu dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Jalan yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat itu kini dipenuhi lubang besar yang digenangi air. Kondisi tersebut menyebabkan kendaraan, terutama truk angkutan, kesulitan melintas bahkan nyaris terguling saat melewati badan jalan yang rusak berat.
Pantauan di lokasi menunjukkan beberapa kendaraan harus ekstra hati-hati agar tidak terperosok ke dalam lubang. Situasi ini memicu keluhan keras dari masyarakat yang menilai Pemerintah Kabupaten Tebo terkesan tutup mata terhadap penderitaan warga.
โIni satu-satunya akses utama masyarakat. Tapi kondisinya sangat parah dan seperti tidak ada perhatian dari pemerintah daerah,โ ujar salah seorang tokoh masyarakat, Mansyur.
Ia menegaskan, kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung cukup lama dan kerap memicu kecelakaan tunggal. Menurutnya, tidak sedikit pengendara roda dua maupun roda empat mengalami kecelakaan akibat buruknya kondisi jalan.
โSudah banyak kejadian kecelakaan, ada yang sampai patah kaki dan patah tangan. Percuma ada wakil kita di DPR kalau kondisi jalan tetap begini,โ tegasnya.
Kekecewaan serupa juga disampaikan Kepala Desa Melako Intan, M. Nuri. Ia menilai hingga kini belum ada langkah serius dari instansi terkait untuk memperbaiki jalan penghubung tersebut.
โSeolah-olah tidak ada perhatian sama sekali dari dinas terkait, baik Dinas Perhubungan maupun Dinas PU, terhadap kondisi jalan desa kami ini,โ ungkapnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Sako Makmur atau yang dikenal dengan SP 7, Suparman, meminta langsung kepada Bupati Tebo Agus Rubiyanto agar segera turun tangan memperbaiki jalan tersebut.
โKami mohon kepada Bapak Bupati Tebo Agus Rubiyanto segera memperbaiki jalan ini. Ini jalan sentral perekonomian masyarakat kami,โ tutup Suparman.
REDAKSI







