Kodim 0108/Aceh bersama Warga Cat Jembatan Gantung Perintis, di Desa Kati Maju, Aceh Tenggara

0A 14 e1785769433907

ACEH TENGGARA | Go Indonesia.id– Komitmen TNI Angkatan Darat melalui aparat kewilayahan dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat terus diwujudkan oleh Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara. Salah satu bentuk nyata kepedulian tersebut terlihat melalui kegiatan pengawasan dan pendampingan proses pengecatan Jembatan Gantung Perintis di Desa Kati Maju, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu (1/8/2026).

Kehadiran Babinsa di tengah proses pembangunan bukan sekadar menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi, koordinasi, dan kebersamaan dengan masyarakat serta para pekerja yang terlibat. Pendampingan dilakukan untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan dapat berjalan secara tertib, sesuai dengan perencanaan, memperhatikan kualitas hasil pekerjaan, serta tetap mengedepankan faktor keselamatan selama proses pembangunan berlangsung.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Pengecatan merupakan salah satu tahapan finishing yang memiliki peranan penting dalam penyelesaian konstruksi jembatan. Meski berada pada tahap akhir, pekerjaan tersebut tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Lapisan cat pada rangka dan komponen berbahan besi berfungsi memberikan perlindungan terhadap material dari paparan panas matahari, hujan, kelembapan dan kondisi lingkungan yang berpotensi mempercepat munculnya karat atau korosi.

Dengan perlindungan tersebut, material jembatan diharapkan memiliki daya tahan yang lebih baik sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu panjang. Selain fungsi perlindungan, pengecatan juga membuat tampilan jembatan menjadi lebih rapi, bersih dan tertata sehingga semakin layak menjadi fasilitas publik yang digunakan masyarakat.

Serma Zulkifli mengatakan, pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bentuk kepedulian terhadap proses pembangunan agar setiap tahapan dapat terlaksana sesuai rencana. Babinsa juga terus berkoordinasi dengan para pekerja sehingga apabila terdapat kendala di lapangan dapat segera dikomunikasikan dan dicarikan solusi bersama.

β€œPendampingan ini kami lakukan agar setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana. Kami terus berkoordinasi dengan para pekerja untuk memastikan pekerjaan dilakukan dengan teliti, mengutamakan kualitas, dan tetap memperhatikan faktor keamanan selama proses berlangsung,” ujarnya.

Menurut Serma Zulkifli, pekerjaan pengecatan membutuhkan ketelitian karena setiap bagian konstruksi harus mendapatkan pelapisan secara merata. Selain itu, kondisi permukaan material juga harus diperhatikan agar cat dapat melekat dengan baik dan memberikan perlindungan maksimal terhadap komponen jembatan.

Selama kegiatan berlangsung, para pekerja tampak melaksanakan pengecatan secara bertahap pada sejumlah bagian konstruksi, mulai dari pagar pengaman, rangka besi hingga komponen tali sling jembatan. Setiap bagian dikerjakan dengan penuh kehati-hatian agar hasil akhir tidak hanya terlihat rapi, tetapi juga mampu memberikan perlindungan terhadap material jembatan.

Babinsa juga memberikan motivasi kepada para pekerja agar tetap menjaga kekompakan dan semangat gotong royong. Menurutnya, penyelesaian pekerjaan sesuai target waktu memang penting, namun percepatan tersebut harus tetap berjalan seiring dengan kualitas dan keselamatan kerja.

β€œTarget waktu memang penting, tetapi kualitas pekerjaan dan keselamatan tetap menjadi prioritas. Kita berharap seluruh tahapan dapat selesai dengan hasil terbaik sehingga jembatan ini nantinya benar-benar aman dan nyaman digunakan masyarakat,” tambahnya.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Kati Maju memiliki arti penting bagi masyarakat di wilayah tersebut. Kehadiran jembatan diharapkan mampu membuka akses transportasi yang lebih mudah bagi warga yang selama ini harus menempuh jalur alternatif dengan jarak yang lebih jauh untuk menjalankan berbagai aktivitas.

Kondisi tersebut terutama dirasakan masyarakat yang sehari-hari bekerja sebagai petani dan pekebun. Akses yang lebih dekat dan mudah akan memberikan keuntungan tersendiri dalam mengangkut hasil pertanian maupun perkebunan dari lokasi produksi menuju tempat pengumpulan, pasar atau pusat perekonomian.

Dengan adanya jembatan, distribusi hasil pertanian diharapkan menjadi lebih cepat dan efisien. Waktu tempuh yang lebih singkat juga dapat membantu mengurangi beban biaya transportasi serta memberikan peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan keluarga.

Tidak hanya sektor ekonomi, keberadaan jembatan juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap sektor pendidikan dan kesehatan. Akses yang lebih mudah akan membantu masyarakat, terutama para pelajar, dalam melakukan perjalanan menuju sekolah. Begitu pula dengan masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan, baik untuk pemeriksaan rutin maupun mendapatkan pelayanan medis ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan penanganan.

Di sisi lain, jembatan tersebut juga akan memperkuat konektivitas sosial masyarakat. Hubungan antarwarga di wilayah Kecamatan Ketambe dan Kecamatan Darul Hasanah diharapkan semakin mudah terjalin dengan terbukanya akses penghubung yang lebih baik.

Bagi TNI, keterlibatan Babinsa dalam pendampingan pembangunan merupakan bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Babinsa sebagai aparat kewilayahan berada di tengah masyarakat dan memiliki peran penting dalam membangun komunikasi serta membantu menciptakan kondisi yang mendukung pelaksanaan pembangunan di wilayah binaan.

Babinsa berharap seluruh proses pembangunan Jembatan Gantung Perintis dapat diselesaikan tepat waktu dengan tetap mempertahankan kualitas konstruksi. Setelah selesai dan dapat dimanfaatkan, jembatan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang dan menjadi fasilitas yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Saifudin (50), salah seorang warga setempat, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran Babinsa yang secara aktif mendampingi proses pembangunan hingga memasuki tahap pengecatan.

β€œKami sangat berterima kasih kepada Babinsa yang selalu hadir mengawasi dan mendampingi pekerjaan pembangunan jembatan ini. Kehadiran mereka membuat kami yakin pekerjaan dilakukan dengan baik dan benar. Kami berharap jembatan ini segera selesai sehingga masyarakat lebih mudah beraktivitas, terutama mengangkut hasil kebun, menuju sekolah maupun ke fasilitas kesehatan. Semoga jembatan ini membawa manfaat besar bagi seluruh warga,” ungkap Saifudin.

Menurut Saifudin, pembangunan jembatan tersebut telah menjadi harapan masyarakat sejak lama. Dengan tersedianya akses penghubung yang lebih baik, warga tidak hanya mendapatkan kemudahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, tetapi juga memperoleh peluang untuk mengembangkan berbagai kegiatan ekonomi dan sosial di lingkungan mereka.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik, tetapi juga tentang bagaimana sebuah akses dapat membuka peluang dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

Sinergi antara TNI, pemerintah, pekerja dan masyarakat menjadi modal penting dalam memastikan pembangunan dapat berjalan secara optimal. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan selama proses pengerjaan menjadi gambaran nyata bahwa pembangunan akan lebih kuat ketika dilakukan dengan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kepentingan bersama.

Dengan selesainya seluruh tahapan pembangunan nantinya, Jembatan Gantung Perintis di Desa Kati Maju diharapkan dapat menjadi salah satu infrastruktur penting yang mendukung konektivitas antarwilayah, memperlancar aktivitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta membuka akses yang lebih mudah terhadap pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Lebih jauh, kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak roda perekonomian masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan warga di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara, khususnya masyarakat Kecamatan Ketambe dan sekitarnya.

Semangat gotong royong dan pendampingan yang terus dilakukan Babinsa menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, tetapi juga senantiasa berupaya hadir di tengah masyarakat, mendukung pembangunan dan membantu mewujudkan fasilitas yang dibutuhkan rakyat.

Dengan dukungan seluruh pihak, Jembatan Gantung Perintis di Desa Kati Maju diharapkan segera rampung dan dapat dimanfaatkan secara optimal. Jembatan tersebut nantinya bukan sekadar penghubung dua sisi wilayah, tetapi juga menjadi penghubung harapan, penggerak perekonomian dan jalan menuju kehidupan masyarakat yang lebih mudah, produktif dan sejahtera di Bumi Sepakat Segenep.

Zikri/Jurnalis Go Indonesia


Advertisement

Pos terkait