TELUK BINTUNI | Go Indonesia.id __ Sebanyak 121 personel Polres Teluk Bintuni dikerahkan secara terstruktur untuk menjamin kelancaran dan keamanan pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik ke-IV Tingkat Provinsi Papua Barat yang digelar di wilayah ini, mulai hingga berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan. Komitmen pengamanan ini menjadi wujud nyata dukungan aparat terhadap ruang ibadah dan keberagaman di daerah penghasil sumber daya alam tersebut.
Kapolres Teluk Bintuni, AKBP Marully Rachmat Azwar, S.H., S.I.K., M.M., menyatakan bahwa penempatan personel telah disusun matang menyesuaikan pola pergerakan peserta dan arus aktivitas masyarakat. “Kami menempatkan petugas di titik-titik strategis agar tidak hanya tercipta rasa aman, tetapi juga kegiatan berlangsung tertib tanpa mengganggu kenyamanan warga sekitar,” ujarnya kepada Humas Polres, Minggu, 5 Juli 2026.
Pengamanan dipusatkan pada tiga area utama: Aula Gereja Katolik Santo Yohanes Bintuni sebagai lokasi sentral lomba, Gedung Serbaguna Bintuni, serta jalur akses dan ruang publik di sekitar lokasi guna mengantisipasi kepadatan kendaraan maupun kerumunan.
Lebih dari sekadar tugas pengamanan rutin, AKBP Marully melihat kegiatan ini sebagai momentum memperkuat ikatan persaudaraan lintas kelompok. Ia mengajak seluruh warga Teluk Bintuni, tanpa memandang latar belakang agama dan suku, untuk turut menjaga suasana kondusif.
“Pesparani ini bukan hanya milik satu golongan, tetapi milik kita semua untuk membuktikan bahwa di tengah keberagaman, Teluk Bintuni tetap berdiri kokoh dalam kerukunan. Mari kita sukseskan acara ini sebagai bukti harmoni yang terpelihara baik,” tegasnya.
Polres Teluk Bintuni menegaskan kesiapan menjaga situasi selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung. Dukungan aktif dari masyarakat dianggap sebagai kunci utama agar perhelatan ini berjalan lancar, penuh sukacita, sekaligus menjadi cerminan kuatnya toleransi yang hidup di bumi Papua Barat.
Reporter : Iskandar






