Seniman Topeng Dalem Sidakarya Bali Raih Undangan Penganugerahan Lencana Emas di Surabaya

IMG 20260531 WA0154

BALI | Go Indonesia.Id – Dedikasi panjang dalam melestarikan seni adat, budaya, dan keagamaan akhirnya membuahkan hasil membanggakan. Seorang pelaku seni tari sakral Topeng Dalem Sidakarya dari Bali berhasil lolos seleksi dan mendapat undangan untuk menerima Penganugerahan Lencana Emas yang akan dipusatkan di Kota Surabaya.
Penghargaan tersebut diberikan setelah melalui proses seleksi yang ketat dengan mempertimbangkan rekam jejak dan konsistensi berkarya di bidang seni budaya. Portofolio kegiatan yang ditampilkan mencakup perjalanan panjang pengabdian dalam melestarikan tarian sakral Topeng Dalem Sidakarya sejak tahun 2004 hingga saat ini.
Keunikan tarian yang sarat nilai spiritual, natural, dan religius menjadi salah satu faktor utama yang menarik perhatian tim penilai. Berbagai dokumentasi kegiatan, baik melalui media cetak, media elektronik, maupun rekaman video pementasan Topeng Dalem Sidakarya, turut menjadi bukti nyata komitmen dalam menjaga warisan budaya Bali tetap hidup dan lestari.
“Astungkara, berkat doa dan dukungan semua pihak, saya dinyatakan lolos seleksi dan mendapat kehormatan mewakili Bali dalam penganugerahan ini,” ungkapnya dengan penuh rasa syukur.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan semeton yang selama ini telah memberikan kepercayaan serta kesempatan untuk terus menampilkan sesolahan (pementasan) tari sakral Topeng Dalem Sidakarya dalam berbagai kegiatan adat dan keagamaan.
Menurutnya, penghargaan ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga bentuk pengakuan terhadap pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur yang memiliki nilai spiritual tinggi bagi masyarakat Bali.

Dengan pencapaian tersebut, diharapkan generasi muda semakin termotivasi untuk mencintai, mempelajari, dan meneruskan seni tradisi Bali sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Menutup pernyataannya, ia menyampaikan salam penuh makna:

“Salam Rahayu Rahajeng. Om Santih, Santih, Santih Om.”

Reporter: Kadek


Advertisement

Pos terkait