Walikota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, S.E., M.Si Menghadiri Perayaan Paskah Oikumene Kota Gunungsitoli Tahun 2024, di Gedung Gereja AMIN Jema’at Umbuhumene

Walikota Gunungsitoli Sowa'a Laoli, S.E., M.Si Menghadiri Perayaan Paskah Oikumene Kota Gunungsitoli Tahun 2024, di Gedung Gereja AMIN Jema'at Umbuhumene

GUNUNGSITOLI | Go Indonesia.id_Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Kota Gunungsitoli menggelar Ibadah Perayaan Paskah Oikumene Kota Gunungsitoli Tahun 2024, bertempat di gedung Gereja AMIN Jemaat Umbuhumene Desa Bawodesolo Kecamatan Gunungsitoli Idanoi Kota Gunungsitoli, Minggu (21/4/2024).

Usai menghadiri Perayaan Paskah di Gereja Katolik Stasi St. Petrus dan Paulus Desa Lolowonu Niko’otano Kecamatan Gunungsitoli, Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli S.E., M.Si sore harinya menghadiri Perayaan Paskah Oikumene di Gereja AMIN Jemaat Umbuhumene, Desa Bawodesolo Kecamatan Gunungsitoli Idanoi.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Mengawali arahannya, Wali Kota Gunungsitoli menyambut baik Perayaan Paskah tahun 2024 saat ini dan menyampaikan apresiasi, “pada kesempatan yang penuh suka cita ini, atas nama Pemerintah Kota Gunungsitoli, kami mengucapkan kepada kita semua, Selamat Paskah Kristus sudah bangkit,” ungkapnya antusias.

Diteruskannya, Perayaan Paskah tahun ini mengusung tema “Hidup sebagai Alat Kebenaran-Nya” (dikutip dari Roma 6:13). Hal ini menyatakan kepada kita bahwa hidup dalam Kristus adalah hidup yang berserah kepada Allah. Memberikan tubuh kita sebagai alat kebenaran Allah, yang harus berjuang melawan kelaliman, berjuang menghadirkan kehendak Allah bagi seluruh ciptaan-Nya.

Sambungnya, mengutip khotbah salah seorang Pendeta, mengatakan (dalam bahasa daerah Nias), “He la obousi ita awōda niha, ba nalō obou ba lō abōu, (sebaliknya) he lō la obousi ita, ba na obou (pada akhirnya) ha sambalō abōu”. Kalimat yang sangat penuh makna, sekaligus menjadi renungan kita bersama.

Wali Kota Gunungsitoli juga memberikan arahan kepada para Pimpinan Agama (pelayan umat), agar lembaga keagamaan tetap bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung berbagai program pembangunan, khususnya peningkatan kualitas rohani di seluruh lapisan masyarakat, tanpa membeda-bedakan agama maupun golongan dengan tetap menjaga kebhinekaan.

Ketua Umum BKAG Kota Gunungsitoli Pdt. Dr. Dorkas O. Daeli, M.Th dalam laporannya menyampaikan bahwa Gereja-gereja lingkup Kota Gunungsitoli telah sepakat dan setuju mulai tahun 2024 ini, pelaksanaan Perayaan Paskah Oikumene, akan dilaksanakan di Kecamatan-kecamatan secara bergiliran, dan program ini telah disetujui oleh Pemerintah Kota Gunungsitoli. Hal ini bertujuan agar BKAG mampu berbaur dengan masyarakat dan Jemaat Tuhan khususnya di wilayah Pemerintah Kota Gunungsitoli.

β€œAdapun kegiatan yang telah dilaksanakan dalam perayaan Paskah Oikumene tahun ini, salah satunya adalah pembagian bibit tanaman. Hal ini merupakan program lanjutan yang telah dirintis sejak Natal Oikumene bulan Desember 2023 tahun lalu, mendistribuskan kipas angin ke beberapa Gereja sebagai alat inventaris, dan anggaran biaya untuk lucky draw saat ini,” terang Ketua Umum BKAG.

Prosesi acara berlangsung khidmat, diawali Ibadah dengan pengkhotbah Pdt. Sarofati Gea, S.Th (Bishop AMIN), diselingi persembahan koor dan vocal group dari berbagai denominasi gereja, juga dari TP. PKK Kota Gunungsitoli, TP. PKK Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, dan diakhiri acara lucky draw.

Hadir, Wakil Ketua dan Anggota DPRD, Unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua DPC Himni, Sekretaris Daerah, para Asisten, sejumlah Kepala Perangkat Daerah Kota Gunungsitoli, Ibu Ketua TP. PKK, para Camat se-Kota Gunungsitoli, Pendeta dan BPHMJ Umbuhumene, Tokoh masyarakat, warga jemaat dari berbagai gereja, dan hadirin lainnya.

Editor : Abdul
Reporter : Deni Zega


Advertisement

Pos terkait