๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐ ๐๐ฐ ๐๐ฏ๐ฅ๐ฐ๐ฏ๐ฆ๐ด๐ช๐ข.๐๐ฅ – Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Jaringan Gas Bumi (Jargas) Rumah Tangga yang digelar di Ruang Rapat Bupati, Senin (19/01/2026).
Rakor ini digelar dalam rangka mendukung pelaksanaan pembangunan Jargas Rumah Tangga Paket 1 oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM RI selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Program tersebut merupakan bagian dari Program Strategis Nasional yang bertujuan memperluas akses energi bersih dan terjangkau bagi masyarakat.
Dalam arahannya, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa keberhasilan program Jargas tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknis, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kolaborasi aktif seluruh pemangku kepentingan, terutama masyarakat yang wilayahnya dilalui jaringan pipa gas.
โProgram Jargas ini merupakan program strategis nasional. Keberhasilannya sangat bergantung pada kolaborasi semua pihak, terutama masyarakat yang wilayahnya dilalui jaringan pipa gas,โ tegasnya.
Ia mengungkapkan, pembangunan Jargas di Kabupaten Tanjab Barat saat ini telah berjalan dengan kuota sebanyak 6.661 sambungan rumah, dengan tahap awal difokuskan di wilayah Kampung Nelayan. Namun demikian, ia tidak menampik masih terdapat sejumlah kendala teknis di lapangan, khususnya terkait pemasangan pipa yang ditanam di bawah tanah.
Untuk itu, Bupati mengajak masyarakat agar memberikan dukungan dan kemudahan selama proses pembangunan berlangsung, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai dengan standar keselamatan.
โTujuan utama program ini adalah agar rumah tangga di Tanjab Barat dapat menikmati energi gas yang aman, nyaman, dan lebih terjangkau, sekaligus mendukung kebutuhan UMKM dan IKM,โ tambahnya.
Tak hanya itu, Anwar Sadat juga berharap ke depan ada penambahan kuota pemasangan Jargas untuk kelurahan lain yang belum terakomodasi, agar manfaat program dapat dirasakan lebih merata oleh seluruh masyarakat.
Sementara itu, Sub Koordinator Pelaksanaan Pembangunan Jargas, Risdianto, menyampaikan bahwa hasil survei awal menunjukkan perlunya koordinasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten, terutama terkait aspek keselamatan konstruksi jaringan gas.
Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan pembangunan harus mengacu pada standar keselamatan yang ketat, mengingat karakteristik material pipa serta kondisi lapangan yang beragam. Oleh sebab itu, Dirjen Migas Kementerian ESDM RI selaku PPK akan melakukan peninjauan lanjutan ke lokasi guna memastikan kesiapan teknis pembangunan.
Rakor ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjab Barat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala BKAD, Kepala Bagian SDA dan Kepala Bagian Ekonomi Setda Tanjab Barat, perwakilan Dinas PUPR, Camat Tungkal Ilir, Lurah Kampung Nelayan, Kepala PKK Pembangunan Jargas Paket 1 beserta tim, kontraktor pelaksana, serta konsultan pengawas.
Melalui rakor ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menegaskan komitmennya untuk mendukung pembangunan jaringan gas bumi agar berjalan aman, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
๐๐ด๐ฌ๐ข๐ฏ๐ฅ๐ข๐ณ
๐๐ฐ๐ณ๐ธ๐ช๐ญ ๐๐ถ๐ฎ๐ข๐ต๐ณ๐ข







