PEMALANG | Go Indonesia.Id – Dugaan penolakan pasien di RSUD M. Ashari Pemalang menuai sorotan tajam. Praktik tersebut dinilai sebagai bentuk pelayanan kesehatan yang bobrok dan tidak boleh terjadi di fasilitas milik pemerintah.
Sutan Nasomal, pakar hukum internasional, secara tegas mendesak Prabowo Subianto untuk segera mengevaluasi sistem pelayanan rumah sakit umum daerah (RSUD) di seluruh Indonesia.
Menurutnya, penolakan pasien merupakan pelanggaran serius terhadap hak dasar masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan yang layak.
βPenolakan pasien tidak boleh terjadi di fasilitas kesehatan milik negara. Ini menyangkut hak dasar masyarakat,β tegasnya.
Ia meminta Presiden agar menginstruksikan seluruh kepala daerah, mulai dari gubernur, bupati hingga wali kota, untuk memastikan RSUD memberikan pelayanan tanpa diskriminasi, baik kepada ASN maupun masyarakat umum.
Kasus yang menimpa Sisono, suami dari seorang guru PNS di Pemalang, disebutnya harus menjadi alarm keras bagi pemerintah. Ia menilai tidak boleh ada perlakuan berbeda dalam pelayanan medis, apapun latar belakang pasien.
Lebih jauh, Sutan juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap manajemen rumah sakit. Ia mendorong dinas kesehatan di daerah untuk memperketat kontrol, terutama dalam aspek pelayanan langsung kepada pasien.
Tak hanya kritik, ia juga menawarkan solusi. Sutan mengusulkan adanya sistem penghargaan bagi fasilitas kesehatan yang mampu memberikan pelayanan terbaik, mulai dari RSUD, rumah sakit swasta, rumah bersalin hingga klinik.
βPerlu ada apresiasi berupa piagam penghargaan bagi fasilitas kesehatan dengan pelayanan terbaik. Ini penting untuk mendorong peningkatan kualitas layanan,β tambahnya.
Pernyataan tersebut disampaikan di Markas Pusat Partai Koalisi Rakyat Indonesia, Cijantung, Jakarta, pada 11 April 2026, saat menjawab pertanyaan para pemimpin redaksi media nasional dan internasional.
Ia menegaskan, meski secara umum sistem kesehatan Indonesia terlihat berjalan, masih banyak persoalan mendasar yang harus segera dibenahi agar keadilan layanan benar-benar dirasakan seluruh masyarakat tanpa kecuali.
Nara Sumber: Profesor Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS.
REDAKSI





