TANJUNGPINANG | Go Indonesia.Id _Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Perhubungan bersama PT ASDP Indonesia Ferry akan membangun dermaga sandar tambahan di Pelabuhan Roro Telaga Punggur, Batam dan Pelabuhan ASDP Tanjung Uban, Bintan.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, Junaidi, http://S.Sos., http://M.Si menegaskan, penambahan dermaga ini menjadi solusi konkret mengurai antrean panjang kendaraan dan penumpang rute Punggur–Tanjung Uban PP.
“Selama ini dermaga sandar di Punggur maupun di Tanjung Uban cuma satu. Akibatnya kapal yang datang tidak bisa langsung sandar. Dia harus lego jangkar dulu di laut, menunggu kapal yang sandar berangkat duluan. Ini yang bikin jadwal molor dan antrean kendaraan sampai 3-4 jam,” jelas Junaidi, Senin 27/4/2026.
“Nah, tahun ini akan kita tambah lagi satu dermaga sandar. Baik di pelabuhan Punggur, maupun di pelabuhan Tanjung Uban. Jadi nanti, di setiap pelabuhan ada dua dermaga sandarnya. Sehingga, dua kapal Roro bisa berangkatnya seiring atau sekaligus,” tambahnya.
1. Detail Proyek
Junaidi merinci, proyek dikerjakan langsung oleh ASDP dengan anggaran hampir *Rp40 miliar*. Saat ini sudah masuk tahap lelang dan Pemprov Kepri membantu percepatan legalitas lahan.
“Program ini bisa terealisasi sekitar 6 bulan pengerjaan, sejak akhir Mei 2026. Berarti, momen Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 pada akhir tahun ini, sudah bisa digunakan masyarakat,” ungkap Junaidi.
2. Ilustrasi Dampak Operasional
Kadishub Kepri memberi contoh nyata perubahan setelah dermaga baru beroperasi:
“Misalnya dari Punggur berangkat dua kapal Roro barengan. Nah, sampai di Uban, dua kapal itu bisa langsung sandar dua-duanya. Tidak ada lagi cerita kapal muter-muter di laut nunggu dermaga kosong. Begitu juga sebaliknya dari Uban ke Punggur,” kata Junaidi.
3. Peningkatan Kapasitas Layanan
Dengan dua dermaga, jeda keberangkatan kapal akan dipangkas signifikan.
“Kalau sekarang headway-nya 1 sampai 2 jam sekali karena gantian sandar. Nanti dengan dua dermaga, kita targetkan 30 sampai 45 menit sudah ada kapal berangkat. Trip harian bisa naik dua kali lipat, dari 9-10 trip jadi 15-16 trip PP per hari,” tegas Junaidi.
4. Tarif Tidak Naik
Junaidi memastikan tidak ada penyesuaian tarif meski kapasitas bertambah.
Ini murni peningkatan pelayanan. Tarif penumpang dewasa tetap Rp27.000, motor Rp22.000, mobil pribadi Rp309.000. Masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya.
5. Armada Siap Operasi
Rute Punggur–Tanjung Uban PP saat ini dilayani 4 armada: KMP Tanjung Burang, KMP Mulia Nusantara, KMP Barau, dan KMP Niaga Ferry II.
“Keempat kapal ini nanti bisa kita optimalkan semua. Tidak ada lagi kapal yang nganggur karena nunggu dermaga. Antrean kendaraan saat weekend dan libur panjang yang biasa mengular sampai keluar pelabuhan, insya Allah terurai,” tutup Junaidi.
Pembangunan dermaga tambahan ini merupakan respons cepat Pemprov Kepri atas tingginya mobilitas masyarakat Batam–Bintan serta distribusi logistik antar pulau.
Untuk keterangan lebih lanjut:
Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau
Jl. Basuki Rahmat No. 1, Tanjungpinang
Narahubung: Humas Dishub Kepri
Email: [email protected]
Reporter: Edy







