TANJUNGPINANG | Go Indonesia.Id _Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) menggelar Seminar Nasional secara daring yang diikuti oleh seluruh kader Banteng di seluruh Indonesia pada sabtu 18 April 2026, dengan tema โRelevansi Gerakan Asia Afrika dalam Krisis Geopolitik Saat Iniโ, sebagai upaya meneguhkan kembali posisi Indonesia dalam dinamika global yang semakin kompleks.
Kegiatan ini merujuk pada semangat historis Konferensi Asia Afrika yang telah menjadi tonggak penting solidaritas negara-negara berkembang dalam melawan kolonialisme dan ketimpangan global.
*Bandung Tidak Pernah Usang*
71 tahun sejak Konferensi Asia Afrika, dunia ternyata belum benar-benar berubah. Ketimpangan masih ada, dominasi masih terasa, dan negara berkembang masih sering diposisikan sebagai objek, bukan subjek.
Apa yang disampaikan Megawati Soekarnoputri mengingatkan kita: semangat Bandung bukan untuk dikenang, tapi untuk dijalankan. Berdikari bukan sekadar slogan, tapi jalan agar bangsa ini tidak terus bergantung pada kekuatan luar.
Ahmad Basarah juga menegaskan, bentuk penjajahan hari ini sudah berubah wajah. Bukan lagi dengan senjata, tapi melalui ekonomi, teknologi, dan pengaruh global.
Lalu pertanyaannya: kita mau jadi apa?
Bangsa yang hanya jadi pasar? Atau bangsa yang berdiri tegak menentukan arah?
Warisan Soekarno sudah jelas: berani, mandiri, dan memimpin.
Bandung bukan cerita lama.
Bandung adalah arah masa depan.
Seminar ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya kemandirian bangsa, mempertegas posisi Indonesia dalam percaturan global, serta menghidupkan kembali semangat solidaritas Asia-Afrika sebagai kekuatan moral dan politik dunia.
Reporter JEBAT






