KEPRI | Go Indonesia.Id _Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad bersama Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura mengajak seluruh masyarakat Kepri memaknai Idul Adha 1447 H dengan memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi.
Ajakan itu disampaikan menjelang Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Pemerintah sebelumnya telah menetapkan 1 Zulhijjah 1447 H pada Senin, 18 Mei 2026 melalui sidang isbat Kementerian Agama.
“Idul Adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban. Yang lebih penting adalah meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam berkorban demi ketaatan kepada Allah SWT,” ujar Ansar dalam keterangan resminya.
Menurutnya, semangat berkurban harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kepedulian terhadap sesama, terutama bagi warga yang membutuhkan.
Wagub Nyanyang menambahkan, momentum Idul Adha juga menjadi pengingat untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kepri.
“Kami berharap perayaan Idul Adha tahun ini menjadi ajang memperkuat kebersamaan. Mari jadikan keikhlasan sebagai dasar dalam membangun Kepri yang lebih maju dan sejahtera,” kata Nyanyang.
Pemerintah Provinsi Kepri mengimbau masyarakat memanfaatkan rangkaian ibadah di bulan Zulhijjah, mulai dari puasa Tarwiyah, puasa Arafah, hingga pelaksanaan salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban sesuai syariat.
Pemprov juga memastikan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, Kemenag, dan instansi terkait agar pelaksanaan Idul Adha berjalan lancar, tertib, dan khidmat di seluruh wilayah Kepri.
*Makna Idul Adha 1447 H*
Idul Adha 1447 H jatuh pada Rabu Wage, 27 Mei 2026, berdasarkan hasil hisab dan rukyatul hilal yang ditetapkan Kemenag. Hari Arafah atau 9 Zulhijjah jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026.
Momentum ini menjadi pengingat bagi umat Islam untuk memperkuat nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial sebagai bagian dari ajaran Islam yang rahmatan lil alamin.
Reporter: Edy







