ACEH TENGGARA | Go Indonesia.id β Kepedulian terhadap pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur desa terus ditunjukkan aparat kewilayahan bersama masyarakat. Sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, Babinsa Posramil Ketambe jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama warga melaksanakan kegiatan gotong royong pengecoran dinding penahan jembatan gantung yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat tergerus derasnya arus Sungai Kali Alas. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Buntul Kendawi, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Rabu (27/05/2026).
Sejak pagi hari, suasana kebersamaan dan semangat gotong royong tampak begitu kental di lokasi kegiatan. Personel Babinsa bersama masyarakat bekerja bahu membahu mulai dari mengangkut batu dan pasir, mencampur semen, hingga melakukan pengecoran pada bagian dinding penahan jembatan yang mengalami kerusakan. Seluruh pekerjaan dilakukan dengan penuh kekompakan demi memperkuat struktur penahan agar lebih kokoh dan mampu menahan abrasi susulan dari aliran Sungai Kali Alas yang dikenal memiliki arus cukup deras, terutama saat musim hujan.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Serka Afrijal selaku ketua kelompok. Di sela-sela kegiatan, dirinya menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam gotong royong itu merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat di wilayah binaan, khususnya dalam menjaga serta memperbaiki fasilitas umum yang menjadi kebutuhan vital masyarakat sehari-hari.
Menurutnya, keberadaan jembatan gantung tersebut memiliki peranan yang sangat penting bagi masyarakat Desa Buntul Kendawi dan desa sekitarnya. Selain menjadi akses penghubung antar desa, jembatan itu juga merupakan jalur utama masyarakat untuk menjalankan berbagai aktivitas ekonomi, sosial, maupun pendidikan.
βJembatan ini sangat vital bagi masyarakat. Selain digunakan warga menuju lahan pertanian dan perkebunan, jembatan ini juga dimanfaatkan anak-anak sekolah dan masyarakat yang membawa hasil panen menuju pasar. Karena itu, perbaikannya harus segera dilakukan agar aktivitas warga tetap berjalan lancar,β ujar Serka Afrijal.
Ia menambahkan, pengecoran dinding penahan jembatan dilakukan guna memperkuat pondasi agar tidak kembali terkikis oleh derasnya arus sungai, terlebih saat intensitas hujan meningkat. Dengan adanya penguatan tersebut, diharapkan kondisi jembatan menjadi lebih aman, kuat dan dapat digunakan masyarakat dalam jangka waktu yang lebih lama.
Lebih lanjut, Serka Afrijal menegaskan bahwa kegiatan gotong royong seperti ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dengan masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga diharapkan mampu memberikan motivasi serta menumbuhkan kembali semangat kebersamaan dan budaya saling membantu yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat pedesaan.
βGotong royong ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami berharap kebersamaan seperti ini terus terjaga sehingga setiap kesulitan yang dihadapi masyarakat dapat diselesaikan secara bersama-sama,β tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, suasana penuh keakraban terlihat jelas antara Babinsa dan warga. Dengan penuh semangat, masyarakat turut serta membantu proses pekerjaan tanpa mengenal lelah. Kekompakan tersebut menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih tetap hidup dan terpelihara dengan baik di tengah masyarakat Desa Buntul Kendawi.
Salah seorang warga setempat mengungkapkan rasa terima kasih kepada Babinsa yang selalu hadir membantu masyarakat, terutama dalam kegiatan pembangunan dan perbaikan fasilitas umum di desa mereka. Menurutnya, kehadiran Babinsa tidak hanya membantu dari segi tenaga, tetapi juga menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan kebersamaan.
βKami sangat berterima kasih kepada Babinsa yang selalu peduli terhadap kondisi desa kami. Dengan adanya bantuan dan dukungan dari TNI, pekerjaan menjadi lebih ringan dan cepat selesai,β ungkap salah seorang warga.
Melalui kegiatan gotong royong tersebut, diharapkan hubungan kerja sama dan silaturahmi antara TNI dengan masyarakat semakin erat. Selain itu, jembatan gantung yang menjadi jalur vital masyarakat Desa Buntul Kendawi diharapkan dapat segera kembali berfungsi secara optimal sehingga aktivitas warga berjalan aman, lancar dan mampu mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Ketambe.
Reporter : Zikri







