Mas Icang: Jabatan Bukan Tameng Pelanggaran, Evaluasi Total Imipas Tuai Apresiasi

IMG 20260511 WA0088

JAKARTA | Go Indonesia.Id _Langkah tegas Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Adrianto melakukan evaluasi menyeluruh di lingkungan kementeriannya mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.

Salah satunya datang dari tokoh masyarakat yang dikenal dengan sebutan Mas Icang Satu Hati, yang menilai kebijakan tersebut sebagai bentuk keberanian pemimpin dalam menegakkan integritas tanpa pandang bulu.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Menurut Mas Icang, evaluasi yang dilakukan mulai dari jajaran wakil menteri, kepala lembaga pemasyarakatan (Kalapas), hingga kepala rumah tahanan (Karutan) di berbagai daerah menunjukkan bahwa jabatan bukanlah tameng bagi siapa pun yang melanggar aturan.

“Ini adalah keberanian yang tumbuh dari kepentingan rakyat. Ketika seorang menteri berani melakukan bersih-bersih secara menyeluruh tanpa tebang pilih, itu membuktikan bahwa integritas masih menjadi panglima dalam tata kelola pemerintahan,” ujar Mas Icang, Jumat (12/6/2026).

Ia menilai langkah tersebut sangat penting bagi lebih dari 275 juta rakyat Indonesia. Menurutnya, pemimpin yang mampu menertibkan institusi yang dipimpinnya akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kalau pemimpinnya berani menertibkan internalnya sendiri, maka pelayanan kepada masyarakat juga akan semakin bersih.

Tidak ada ruang bagi praktik pungutan liar, diskriminasi, atau penyalahgunaan kewenangan di lapas, rutan maupun layanan keimigrasian,” tegasnya.

Mas Icang menambahkan bahwa masyarakat perlu mengetahui upaya perbaikan yang sedang dilakukan pemerintah, mengingat sektor pemasyarakatan dan keimigrasian bersentuhan langsung dengan berbagai lapisan masyarakat, mulai dari warga binaan, keluarga narapidana, pekerja migran Indonesia (PMI), mahasiswa, hingga pelaku usaha.

“Lapas, rutan, dan imigrasi adalah institusi yang berhubungan langsung dengan rakyat kecil. Semua membutuhkan sistem yang adil dan transparan.

Saat menteri berani melakukan evaluasi dari atas hingga ke bawah, itu berarti pintu perbaikan sudah terbuka lebar,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia berharap langkah yang diambil Menteri Agus Adrianto dapat menjadi contoh bagi kementerian dan lembaga lainnya untuk terus melakukan pembenahan internal demi meningkatkan kepercayaan publik.

“Rakyat tidak menuntut kesempurnaan. Rakyat hanya menginginkan kejujuran dan keberanian untuk berbenah. Apa yang dilakukan Menteri Agus Adrianto hari ini setidaknya menunjukkan arah menuju pemerintahan yang lebih bersih dan berintegritas,” pungkas Mas Icang.

Langkah evaluasi yang dilakukan Kementerian Imipas tersebut diharapkan mampu memperkuat reformasi birokrasi, meningkatkan profesionalisme aparatur, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin transparan dan akuntabel bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Reporter: Edy


Advertisement

Pos terkait