TP PKK Bali Gelar Lomba Pelajar di HKG ke-54, Fokus Karakter dan Cinta Budaya

IMG 20260701 WA0384 scaled

DENPASAR | Go Indonesia.Id- Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali melibatkan ratusan pelajar tingkat SMA dari seluruh kabupaten dan kota dalam rangkaian perlombaan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54. Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter tangguh dan menanamkan kecintaan pada budaya lokal sejak dini.

Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster menekankan pendidikan anak bukan semata tanggung jawab sekolah. Menurutnya, peran keluarga, terutama ibu sebagai pendidik utama di rumah, sangat krusial dalam membentuk generasi unggul.

Bacaan Lainnya

Advertisement

“Sekolah memiliki peran besar dalam menanamkan nilai-nilai budi pekerti, etika, dan sopan santun yang akan menjadi bekal anak hingga dewasa. Namun, sinergi antara keluarga dan lingkungan pendidikan sangat penting,” ujar Putri Koster saat membuka Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Gedung Narigraha, Denpasar, Rabu (1/7).

Lomba senam ini diikuti oleh perwakilan SMA se-Bali, di mana tiap daerah mengirimkan satu tim berisi 20 peserta. Selain memasyarakatkan gaya hidup sehat, kompetisi ini menjadi medium mempererat kebersamaan antarpelajar.

Putri Koster secara khusus berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan kekompakan. Ia mengingatkan pentingnya menekan ego, menjauhkan sikap iri hati, serta menghindari persaingan tidak sehat di setiap kompetisi.

Selain senam, peringatan HKG PKK ke-54 tingkat provinsi ini turut dimeriahkan dengan lomba memasak dan paduan suara. Seluruh kegiatan didesain untuk menyokong kesehatan jasmani dan rohani, sekaligus mengawal pelestarian budaya daerah.

Dalam ajang lomba memasak, peserta ditantang mengolah makanan sehat secara mandiri dengan bahan alami dan bergizi. Kebiasaan ini dinilai penting untuk membebaskan generasi muda dari pola makan buruk dan memutus ketergantungan pada penyedap rasa buatan secara berlebihan.

Sementara itu, lomba paduan suara dijadikan strategi kultural untuk melestarikan lagu-lagu daerah Bali. Melalui karya seni, para pelajar diajak agar lebih mengenal, mencintai, serta bangga terhadap warisan leluhur mereka.

Lewat rangkaian acara ini, TP PKK Provinsi Bali menaruh harapan besar akan lahirnya generasi muda yang tak hanya bugar secara fisik, tapi juga memiliki benteng karakter yang kuat serta kepedulian tinggi terhadap kelestarian budaya lokal di tengah disrupsi zaman.

Reporter; Kadek


Advertisement

Pos terkait