BANYUWANGI | Go Indonesia.Id – Dugaan praktik prostitusi di kawasan Pakem, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi, kembali menjadi sorotan masyarakat pada Minggu (12/07/2026). Selain dugaan aktivitas prostitusi, warga juga mempertanyakan dugaan peredaran minuman keras (miras) di lokasi tersebut yang disebut-sebut masih berlangsung.
Sejumlah warga berharap aparat penegak hukum (APH), Satpol PP Kabupaten Banyuwangi, serta instansi terkait segera melakukan pengecekan langsung di lapangan guna memastikan kebenaran informasi yang beredar.
Menurut informasi yang diterima media ini, lokasi tersebut sebelumnya pernah menjadi sasaran penertiban oleh aparat. Namun, warga menilai dugaan aktivitas yang meresahkan masyarakat masih kembali muncul sehingga memicu berbagai pertanyaan.
Masyarakat juga menyoroti perubahan kepengurusan lingkungan setempat. Sejumlah warga mempertanyakan mengapa dugaan aktivitas tersebut kembali mencuat setelah pergantian Ketua RT yang baru menjabat sekitar satu bulan. Namun, media ini belum memperoleh bukti maupun keterangan resmi yang mengaitkan kepengurusan RT dengan dugaan aktivitas tersebut, sehingga hal tersebut masih sebatas pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat.
Selain dugaan praktik prostitusi, warga juga meminta aparat melakukan pemeriksaan terhadap dugaan peredaran minuman keras di kawasan tersebut. Apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum, masyarakat berharap penindakan dilakukan secara profesional dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Warga menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat seharusnya menjadi perhatian aparat. Oleh karena itu, mereka meminta Polresta Banyuwangi, Polsek Kota Banyuwangi, Satpol PP Kabupaten Banyuwangi, serta instansi terkait untuk segera melakukan inspeksi lapangan dan menyampaikan hasilnya secara terbuka kepada masyarakat.
“Yang kami harapkan bukan sekadar isu berkembang, tetapi adanya kepastian melalui pengecekan langsung. Jika memang ada pelanggaran, tindak sesuai hukum. Jika tidak ada, sampaikan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan fitnah maupun keresahan,” ujar salah seorang warga.
Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak Polresta Banyuwangi, Polsek Kota Banyuwangi, Satpol PP Kabupaten Banyuwangi
Reporter: Gus Ari







