Investigasi Jambi – Apriandi | Goindonesia.id
TANJAB BARAT | Go Indonesia.id – Di tengah gencarnya program pemerataan pembangunan infrastruktur hingga pelosok desa, masyarakat Parit Amir Teluk Kerupuk, Dusun Rantau Panjang, Desa Kelagihan, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, masih menanti kepastian penambahan tiang Tegangan Rendah (TR) dari PT PLN (Persero). Warga mempertanyakan mengapa kebutuhan yang mereka nilai mendesak itu hingga kini belum juga terealisasi.
Hasil penelusuran Goindonesia.id di lapangan pada Rabu (15/7/2026) menunjukkan bahwa jaringan listrik memang telah masuk ke sebagian wilayah. Namun, distribusinya belum menjangkau seluruh kawasan karena masih terdapat kekurangan sekitar 20 tiang TR yang dibutuhkan agar jaringan dapat tersambung secara optimal.
Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa masyarakat telah lama berharap adanya penambahan tiang tersebut. Menurutnya, tanpa infrastruktur pendukung, sebagian warga belum dapat menikmati akses listrik secara merata.
“Yang masih kurang sekitar 20 tiang TR. Kami berharap pemerintah dan PLN segera merealisasikannya agar seluruh masyarakat bisa menikmati listrik secara merata,” ujarnya.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai percepatan pemerataan layanan kelistrikan di wilayah pedesaan. Pasalnya, listrik bukan lagi sekadar fasilitas pendukung, melainkan kebutuhan dasar yang berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan masyarakat, hingga peningkatan kualitas hidup warga.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Pemerintah Provinsi Jambi, dan PT PLN (Persero) dapat memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan tersebut. Mereka menginginkan adanya kepastian mengenai rencana, tahapan, maupun waktu pelaksanaan penambahan tiang TR agar tidak terus menjadi harapan tanpa kejelasan.
Warga menegaskan bahwa aspirasi ini bukan bentuk tuntutan yang berlebihan, melainkan dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa. Mereka berharap tidak ada lagi wilayah yang tertinggal dalam memperoleh akses listrik yang layak.
Media juga menilai penting adanya keterbukaan informasi dari pihak terkait mengenai status usulan tersebut, sehingga masyarakat memperoleh kepastian dan tidak terus berspekulasi mengenai penyebab belum terealisasinya penambahan tiang TR.
Hingga berita ini diterbitkan, PT PLN (Persero) belum memberikan keterangan resmi terkait usulan penambahan sekitar 20 tiang Tegangan Rendah di Parit Amir Teluk Kerupuk. Goindonesia.id membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada PT PLN (Persero), Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, maupun instansi terkait untuk memberikan penjelasan mengenai kondisi, kendala, serta rencana tindak lanjut atas aspirasi masyarakat.(red)





