Bupati Anwar Sadat Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Geng Motor dan Premanisme di Tanjung Jabung Barat

IMG 20260727 WA0163

TANJAB BARAT | Go Indonesia.Id – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menegaskan komitmennya untuk menekan maraknya fenomena geng motor dan kenakalan remaja melalui langkah pencegahan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Upaya tersebut dinilai penting mengingat aktivitas geng motor tidak lagi sekadar pelanggaran lalu lintas, tetapi berpotensi berkembang menjadi tindakan kriminal yang mengancam keselamatan masyarakat, merusak fasilitas umum, serta mengganggu aktivitas sosial dan perekonomian daerah.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan memberikan ruang bagi keberadaan geng motor maupun berbagai bentuk premanisme jalanan yang meresahkan masyarakat.

Menurut Anwar Sadat, penanganan persoalan tersebut tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, keluarga, dunia pendidikan, tokoh agama, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat luas untuk membangun karakter generasi muda.

Bupati juga menginstruksikan Dinas Pendidikan bersama kepala sekolah dan pengelola pondok pesantren agar meningkatkan pengawasan, edukasi, serta pembinaan karakter peserta didik guna mencegah mereka terjerumus dalam pergaulan negatif.

Selain itu, Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta organisasi kepemudaan didorong untuk memperbanyak kegiatan yang positif, kreatif, dan produktif sebagai wadah penyaluran bakat serta energi generasi muda.

Disisi lain, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diminta memperkuat koordinasi dengan TNI dan Polri dalam melaksanakan patroli di sejumlah lokasi yang dinilai rawan terhadap aksi geng motor maupun gangguan ketertiban umum.

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat juga terus mengedepankan langkah pencegahan melalui pendekatan edukatif dan pembinaan dengan melibatkan tenaga kesehatan, psikolog, tokoh agama, serta berbagai pihak terkait.

Melalui kolaborasi seluruh unsur tersebut, pemerintah berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, dan mampu melindungi generasi muda dari berbagai aktivitas yang meresahkan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Iskandar
Korwil Sumatra


Advertisement

Pos terkait