Kebakaran Hutan di Distrik Sumuri: Polres Teluk Bintuni dan LNG Tangguh Bergerak Cepat Padamkan Api

0aa 11

TELUK BINTUNI | Go Indonesia.id β€” Ancaman kebakaran hutan dan lahan kembali melanda wilayah Distrik Sumuri, Kabupaten Teluk Bintuni. Polres Teluk Bintuni bersama tim pemadam kebakaran dan satuan keamanan LNG Tangguh bergerak cepat menanggulangi kebakaran yang terjadi di Kampung Tanah Merah Baru, pada Selasa (25/8).

Tindakan ini merupakan tindak lanjut langsung atas Surat Perintah Kapolres Teluk Bintuni Nomor Sprin/348/VIII/PAM.3/2026/Bagops serta arahan Kapolres tertanggal 22 Agustus 2026, yang memerintahkan penanganan serius kebakaran di bawah yurisdiksi Polsek Babo.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Sebanyak 75 personel dikerahkan dalam operasi ini β€” 20 orang dari jajaran Polres Teluk Bintuni dan 55 orang dari LNG Tangguh yang terdiri dari tim pemadam kebakaran dan satuan pengamanan. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIT dengan apel pagi dan pembagian tugas di Pos Log Pond, sebelum bergerak menuju titik api.

Pada pukul 09.30 WIT, satu tim tiba di lokasi kebakaran STA-3500, berada di luar kawasan Site LNG Tangguh. Di sana ditemukan dua titik api berskala kecil yang muncul dari balik pepohonan kering. Api berhasil dipadamkan dengan cepat, namun petugas menemukan potensi bahaya lain β€” batang kayu kering dan akar pohon yang tertanam di dalam tanah masih menyimpan panas dan berisiko memicu kebakaran kembali jika tidak didinginkan secara menyeluruh.

Selain di Tanah Merah Baru, petugas juga mendeteksi kepulan asap di sekitar Kampung Saenga, yang terus dipantau untuk mencegah perluasan api.

Operasi pemadaman didukung kelengkapan alat yang memadai: lima unit Fire Truck, lima unit Water Truck, serta puluhan cangkul dan sekop untuk membersihkan area sumber api. Selain penyemprotan air secara menyeluruh, tim juga menggunakan drone untuk pemantauan dari udara guna mendeteksi titik panas yang mungkin terlewat.

Kegiatan berakhir pukul 17.30 WIT, namun pengamanan tidak berhenti di situ. Personel tetap bersiaga dan melakukan patroli rutin untuk mengantisipasi munculnya api kembali.

Kapolres Teluk Bintuni AKBP Marully Rachmat Azwar menegaskan bahwa penanganan kebakaran bukan hanya tanggung jawab aparat maupun perusahaan. β€œIni membutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh masyarakat. Kami mengajak bersama-sama menjaga lingkungan, khususnya di tengah musim kemarau yang kering,” ujarnya.

Melalui Kasihumas Iptu Ludfi Hakim Iha, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan menghentikan kebiasaan membakar lahan maupun sampah di sembarang tempat. β€œHindari membuang puntung rokok yang masih menyala di area bervegetasi kering. Pembukaan lahan dengan cara dibakar sangat berisiko api merambat tak terkendali,” tegasnya.

Pemerintah daerah, perusahaan, dan aparat keamanan berharap sinergi yang terjalin dapat mencegah kebakaran yang lebih besar. Masyarakat diminta segera melaporkan jika melihat titik api atau kepulan asap yang mencurigakan di sekitar wilayah mereka.

Iskandar/Jurnalis Go Indonesia


Advertisement

Pos terkait