BANDUNG | Go Indonesia.id โ Kawasan Jalan Ir. H. Juanda atau yang lebih dikenal dengan kawasan Dago, Kota Bandung, kini terlihat jauh lebih tertib setelah dilakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) yang sebelumnya beraktivitas di sejumlah titik trotoar.
Penertiban PKL di kawasan tersebut sebelumnya juga diberitakan oleh DetikJabar, yang melaporkan adanya pembongkaran lapak PKL di trotoar Dago sebagai bagian dari upaya penataan kawasan oleh Pemerintah Kota Bandung.
Namun, bagaimana kondisi kawasan tersebut setelah penertiban?
Pantauan langsung Jurnalis Go Indonesia, Senin (15/9/2026), menunjukkan suasana kawasan Dago kini terlihat lebih bersih dan tertata. Sejumlah titik trotoar yang sebelumnya dipenuhi lapak pedagang sudah kembali terbuka dan dapat digunakan oleh masyarakat.
Kawasan yang sebelumnya terlihat ramai oleh aktivitas pedagang, kini tampak lebih lengang. Penertiban tersebut juga membuat ruang bagi pejalan kaki menjadi lebih leluasa.
Di lapangan, aparat kepolisian dari Polrestabes Bandung juga terlihat turun langsung melakukan pemantauan dan pengamanan untuk memastikan situasi tetap aman serta kondisi kawasan tetap tertib.
Sebelumnya, kawasan Dago menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian terkait keberadaan PKL serta dugaan adanya oknum yang disebut-sebut melakukan praktik pungutan terhadap pedagang. Dengan adanya penertiban, kondisi kawasan kini menunjukkan perubahan yang cukup signifikan.
Meski demikian, penataan kawasan tidak cukup hanya dengan melakukan penertiban. Pemerintah juga diharapkan dapat memberikan solusi bagi para pedagang yang sebelumnya menggantungkan kehidupan di kawasan tersebut, sehingga penataan berjalan beriringan dengan kepentingan ekonomi masyarakat kecil.
Jurnalis Go Indonesia akan terus memantau perkembangan kawasan Dago, termasuk keberlanjutan penataan dan kondisi para pedagang setelah dilakukan penertiban.
Yessi / Jurnalis Go Indonesia







