Empat Hari di Morotai, Ada Fun Dive, Fishing Tuna hingga TikTok Challenge

AA 52

MOROTAI | Go Indonesia.id β€” Ingin merasakan laut Morotai dari bawah permukaan, menikmati budaya lokal, mencicipi kuliner khas, sekaligus mengikuti berbagai lomba? Morotai Festival (Morofest) 2026 menyiapkan semuanya dalam satu rangkaian perayaan selama empat hari.

Festival yang masuk dalam agenda Kharisma Event Nusantara (KEN) itu akan berlangsung pada 26–29 Oktober 2026. Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai menargetkan 25.600 pengunjung hadir dalam perhelatan tersebut.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Sebanyak 17 atraksi dan perlombaan disiapkan untuk masyarakat lokal, peserta dari berbagai daerah hingga wisatawan mancanegara.

Ketua Panitia Morotai Festival 2026, Muhammad Umar Ali, mengatakan keterbukaan menjadi salah satu konsep utama festival tahun ini. Setiap orang diberi kesempatan untuk ikut menikmati maupun berpartisipasi dalam sejumlah kegiatan.

β€œUntuk atraksi dan lomba, Bupati meminta agar terbuka untuk umum. Siapa saja bisa ikut terlibat, baik masyarakat lokal, peserta nasional, maupun wisatawan mancanegara,” ujar Umar Ali, yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Pulau Morotai.

Laut Morotai menjadi salah satu panggung utama. Pengunjung dapat mengikuti Fun Dive yang terdiri dari freedive dan scuba dive. Ada pula Fishing Tuna Morotai serta lomba fotografi bawah air bagi mereka yang ingin mengabadikan keindahan dunia bawah laut.

Bagi pencinta olahraga, Morotai Fun Run 5K, jalan sehat dan Zumba siap menjadi pilihan. Sementara parade budaya dan lomba tarian tradisional menawarkan pengalaman berbeda untuk mengenal kekayaan budaya masyarakat Morotai.

Festival juga membawa cita rasa lokal ke tengah perhelatan. Morotai Expo Ekonomi Kreatif akan menghadirkan stan berbasis Kelapa Bido, salah satu potensi unggulan yang diangkat dalam Morofest 2026.

Pengunjung juga dapat menikmati lomba kuliner tradisional dan kreasi olahan ikan tuna. Potensi pangan lokal tersebut dipadukan dengan kreativitas pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.

Keseruan tidak berhenti di ruang terbuka. Anak-anak dapat mengikuti lomba mewarnai tingkat TK/PAUD dan SD, sementara generasi muda bisa mengikuti lomba menulis cerpen bertema Kelapa Bido.

Komunitas digital pun mendapat panggung. Turnamen Mobile Legends dan Free Fire, lomba film pendek dan fotografi hingga TikTok Challenge menjadi bagian dari rangkaian Morofest tahun ini.

Umar Ali berharap festival tersebut mampu memperluas promosi Morotai sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

β€œFestival ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Morotai kepada pengunjung nusantara maupun mancanegara. Kita berharap semakin banyak orang datang dan ikut meramaikan Morotai Festival,” katanya.

Dengan laut, budaya, kuliner, olahraga, kreativitas dan potensi lokal dalam satu rangkaian, Morotai Festival 2026 menjadi salah satu momentum untuk menikmati Morotai dari berbagai sisi.

Empat hari, 17 kegiatan, dan satu tujuan: membawa lebih banyak orang datang untuk mengenal serta menikmati pesona Morotai(*).

Mir | Jurnalis Go Indonesia.id


Advertisement

Pos terkait