Ditendang dari Kursi Ketua KNPI, Julkifli Singgung Pemda dan Orang Dekat

IMG 20261107 WA0328

MOROTAI | Go Indonesia.id β€” Penonaktifan Julkifli Samania dari jabatan Ketua DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pulau Morotai menyisakan pernyataan bernada kekecewaan. Ia menyebut ada banyak pihak yang terlibat dalam kejatuhannya, termasuk pemerintah daerah dan orang-orang terdekat.

Pernyataan itu disampaikan Julkifli pada Sabtu (7/11/2026), setelah DPD I KNPI Provinsi Maluku Utara menerbitkan keputusan penonaktifan dirinya dari kepengurusan KNPI Morotai.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Meski kehilangan jabatan, Julkifli tidak sepenuhnya menutup pernyataannya dengan kekecewaan. Ia justru menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Pulau Morotai dan rekan-rekan yang selama ini mendukung perjalanan kepemimpinannya.

“Saya pribadi mengucapkan terima kasih terutama Pemda Morotai dan kawan-kawan yang telah bersama saya sampai detik ini,” ujarnya, Sabtu (7/11/2026).

Namun, ia juga menyinggung tuduhan dan fitnah yang menurutnya selama ini diarahkan kepadanya. Julkifli berharap berbagai tuduhan tersebut justru menjadi kebaikan bagi perjalanan hidupnya ke depan.

“Semoga semua tuduhan dan fitnah kepada saya selama ini menjadi amal baik untuk saya ke depan nantinya,” katanya.

Lebih jauh, Julkifli menyebut penonaktifan dirinya tidak berdiri sendiri. Ia menduga terdapat sejumlah unsur yang ikut berperan dalam kejatuhannya, baik dari lingkungan pemerintah daerah maupun orang-orang dekatnya.

“Tapi satu hal yang perlu diingatkan bahwa kejatuhan saya hari ini ada banyak unsur yang terlibat, baik Pemda maupun orang dekat,” tuturnya.

Meski melontarkan pernyataan tersebut, Julkifli tidak menyebutkan nama pihak yang dimaksud ataupun menjelaskan secara terperinci bentuk keterlibatan mereka.

Ia juga menegaskan bahwa kritik yang selama ini disampaikannya terhadap kondisi daerah bukan didasari kebencian. Menurut dia, kritik merupakan bagian dari kepedulian terhadap masa depan Morotai.

“Tentunya semua kritik yang pernah saya sampaikan adalah bentuk cinta terhadap daerah ini,” ucapnya.

Sementara itu, penonaktifan Julkifli tertuang dalam SK DPD I KNPI Maluku Utara Nomor: Kep. 21/DPD-KNPI/MU/XI/2026 tertanggal 2 November 2026. Dalam keputusan tersebut, DPD I menunjuk Fijai Ali sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II KNPI Morotai untuk masa bakti 2025–2028.

Sebelumnya, DPD I KNPI Maluku Utara menyatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan persoalan pelaksanaan tugas organisasi dan hasil evaluasi internal.

Dengan penunjukan Plt tersebut, kepemimpinan KNPI Morotai kini beralih. Namun, pernyataan Julkifli memperlihatkan bahwa pergantian kepemimpinan itu masih menyisakan persoalan dan kekecewaan yang belum seluruhnya dijelaskan ke ruang publik.

Mirsa | Jurnalis Go Indonesia.id


Advertisement

Pos terkait