Pembangunan Cathlab Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, GN-PK Tanjab Timur Desak Audit Total

IMG 20260925 WA0160

Investasi: Irwandi

TANJAB TIMUR | Go Indonesia.Id – Pembangunan fasilitas Cathlab di RSUD Nurdin Hamzah, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kembali menuai sorotan. Sekjen GN-PK Tanjab Timur, Hidayatullah Dachi, mengecam keras hasil pekerjaan yang menurutnya terlihat berantakan dan diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis pelaksanaan konstruksi.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Dachi mempertanyakan serius fungsi pengawasan dalam proyek yang menggunakan anggaran pemerintah tersebut. Ia menyebut, dalam beberapa kali kunjungan ke lokasi, dirinya tidak menemukan konsultan pengawas maupun pejabat yang bertanggung jawab atas kegiatan berada di lapangan.

β€œKesan pembiaran yang dilakukan Direktur sekaligus PPK semakin menambah kecurigaan kami. Kalau dilihat secara kasat mata, hasil pekerjaannya sangat amburadul dan diduga tidak sesuai spesifikasi teknis,” ujar Dachi.

Menurutnya, pembangunan fasilitas kesehatan tersebut tidak boleh dikerjakan tanpa pengawasan yang ketat. Terlebih, proyek tersebut menggunakan uang negara yang pada akhirnya harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

β€œProyek ini bersumber dari uang rakyat, bukan uang pribadi pejabat. Kami sebagai masyarakat berhak mengawal dan mengawasinya,” tegasnya.

Dachi juga mempertanyakan apakah persoalan tersebut murni akibat lemahnya pengawasan atau terdapat persoalan lain dalam pelaksanaan proyek. Ia meminta seluruh pihak yang memiliki kewenangan melakukan pemeriksaan secara terbuka terhadap pekerjaan tersebut.

β€œFakta di lapangan tidak bisa ditutupi. Pengerjaan terlihat berantakan, spesifikasi dipertanyakan dan mutu material juga harus diperiksa. Jangan sampai proyek fasilitas kesehatan yang vital justru dikerjakan tanpa pengawasan yang memadai,” katanya.

Sorotan juga diarahkan kepada Direktur RSUD Nurdin Hamzah, drg. Darwin Salim. Dachi mengaku pihaknya telah berupaya meminta klarifikasi terkait persoalan tersebut, namun hingga kini belum memperoleh jawaban yang dianggap memadai.

Sementara itu, tudingan mengenai adanya dugaan pemberian uang atau keuntungan kepada pihak tertentu dari kontraktor merupakan tuduhan yang perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan proses hukum. Belum ada bukti atau putusan hukum yang dapat menyatakan Direktur RSUD Nurdin Hamzah menerima uang dari kontraktor.

Karena itu, Dachi mendesak aparat penegak hukum untuk tidak berhenti pada polemik di ruang publik. Ia meminta Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Timur dan Kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap pelaksanaan proyek tersebut apabila ditemukan indikasi pelanggaran.

β€œKami desak Kejaksaan Negeri Tanjab Timur dan Kepolisian segera melakukan pemeriksaan. Audit total proyek Cathlab ini. Kalau ditemukan kerugian negara dan unsur pidana, proses sesuai hukum,” tegas Dachi.

Ia menambahkan, pihaknya akan membawa persoalan tersebut ke ranah hukum dan mempertimbangkan aksi massa apabila tidak ada kejelasan mengenai pelaksanaan maupun pengawasan proyek.

Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Direktur RSUD Nurdin Hamzah, drg. Darwin Salim, PPK, PPTK, serta konsultan pengawas terkait dugaan ketidaksesuaian pekerjaan dan mekanisme pengawasan proyek tersebut.

REDAKSI


Advertisement

Pos terkait