Jusuf Kalla Hadiri Maluku Business ICMI Forum 2026, Dorong Optimalisasi Potensi Energi dan Investasi Strategis Maluku

IMG 20261101 WA0332

AMBON | Go Indonesia.id _ Mantan wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12, Dr. (H.C.) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla, tiba di Kota Ambon, Maluku, pada Minggu (1/11/2026) siang.

Kedatangan tokoh nasional yang akrab disapa Pak JK tersebut disambut langsung oleh Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, di Bandara Internasional Pattimura Ambon.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Dalam agenda tersebut, Jusuf Kalla hadir sebagai tamu kehormatan sekaligus Opening Speaker. Forum yang dijadwalkan berlangsung pukul 18.30 hingga 22.00 WIT ini mengangkat tema β€œDinamisasi Ekosistem Energi Maluku melalui Optimalisasi Potensi, Hilirisasi Industri dan Investasi Strategis untuk Pembangunan Nasional Berkelanjutan.”

Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk membahas arah pengembangan sektor energi di Maluku, termasuk optimalisasi potensi sumber daya alam, penguatan hilirisasi industri, serta peluang investasi yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan pembangunan nasional.

Sejumlah tokoh pemerintahan, praktisi industri, dan akademisi turut dihadirkan sebagai narasumber, yakni Wali Kota Ambon Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si.; Safitri Yanti Baharuddin, S.E., MPBS, NZMATES Senior Programme Manager; Rudi Imran, S.T., M.M., I.P.U., Vice President SCM & IMT INPEX Ltd.; serta Prof. Dr. Eng. Ir. Teuku Abdullah Sanny, M.Sc., Ph.D., IPU, Wakil Ketua Umum MPP ICMI.

Diskusi akan dipandu oleh Dr. Djufri Rays Pattilouw, S.E., M.Si., selaku moderator.

Kehadiran Jusuf Kalla dalam forum ini menjadi bagian penting dari agenda dialog mengenai masa depan ekonomi Maluku, khususnya bagaimana potensi energi dan sumber daya daerah dapat dikelola secara optimal melalui investasi, penguatan industri, serta kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan.

Maluku memiliki potensi sumber daya energi dan kelautan yang dapat menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi.

Namun, pengembangan potensi tersebut membutuhkan perencanaan matang, kepastian investasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kebijakan hilirisasi yang memberikan nilai tambah bagi daerah.

Melalui Maluku Business ICMI Forum 2026, diharapkan lahir gagasan, rekomendasi, dan peluang kolaborasi konkret agar pengelolaan potensi energi Maluku tidak hanya berorientasi pada eksploitasi sumber daya, tetapi juga mampu menciptakan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Surah Borut / Jurnalis Go Indonesia.id

 


Advertisement

Pos terkait