Bentrokan di PT SAL Sarolangun, Sejumlah Warga SAD dan Personel TNI Dilaporkan Jadi Korban

0aaa 63

SAROLANGUN | Go Indonesia.Id – Bentrokan pecah di sekitar areal inti PT SAL, Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Jambi, Jumat (28/8/2026). Insiden tersebut melibatkan sejumlah warga Suku Anak Dalam (SAD) dengan personel Yonif 896/Satuan Serumpun Pseko yang tengah melakukan pengamanan di kawasan perusahaan.

Peristiwa bermula ketika sejumlah warga SAD diketahui membawa tandan buah segar (TBS) yang diduga berasal dari areal inti PT SAL. Warga kemudian dihentikan oleh personel TNI yang sedang bertugas melakukan pengamanan.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Teguran tersebut diduga berkembang menjadi cekcok. Situasi kemudian memanas hingga berujung pada bentrokan dan aksi saling pukul antara warga SAD dan personel TNI.

Sejumlah warga SAD dilaporkan menjadi korban dalam kejadian tersebut. Mereka di antaranya disebut bernama Peraso, Besimbuh, Ngumbah, dan Suaso.

Dari pihak TNI, beberapa personel juga dilaporkan menjadi korban dalam bentrokan tersebut.

Namun, hingga laporan ini disusun, jumlah pasti korban maupun kondisi terakhir masing-masing pihak belum diketahui secara lengkap.

Insiden ini menjadi perhatian serius karena terjadi di kawasan perusahaan dan melibatkan warga dengan personel TNI yang sedang menjalankan tugas pengamanan.

Penanganan dan pendalaman diperlukan untuk memastikan secara terang bagaimana bentrokan tersebut terjadi serta siapa saja yang terlibat dalam aksi kekerasan.

Pihak berwenang diharapkan segera melakukan pemeriksaan secara objektif terhadap seluruh pihak yang terlibat, termasuk mengungkap pemicu awal hingga terjadinya aksi saling pukul.

Masyarakat juga diminta tidak mengambil kesimpulan sepihak sebelum hasil pemeriksaan resmi disampaikan.

Peristiwa tersebut masih dalam penanganan dan pendalaman pihak berwenang. Seluruh pihak tetap harus mengedepankan asas praduga tak bersalah sampai terdapat keterangan dan hasil pemeriksaan resmi.

REDAKSI


Advertisement

Pos terkait