JKAMB Batam akan Serukan Aksi Damai ke DPRD Kota Batam, Targetkan 2.500 Massa

IMG 20260615 WA0252

BATAM | Go Indonesia.id _Jaringan Komunikasi Aspirasi Masyarakat Batam (JKAMB) akan menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kota Batam pada Rabu, 24 Juni 2026.

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk penyampaian aspirasi masyarakat terhadap sejumlah kebijakan dan persoalan yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah maupun legislatif.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Koordinator aksi menyampaikan bahwa hingga saat ini jumlah peserta yang telah menyatakan kesiapan untuk bergabung mencapai sekitar 650 orang, dengan target kehadiran massa sebanyak 2.500 peserta dari berbagai elemen masyarakat.

Dalam aksi tersebut, JKAMB membawa tiga tuntutan utama, yaitu menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Batam, menghentikan aktivitas cut and fill yang dinilai merusak lingkungan, serta mendorong pengawasan yang lebih ketat terhadap penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Menurut JKAMB, program MBG dinilai belum selaras dengan tujuan utama pendidikan. Mereka berpendapat bahwa anggaran yang digunakan dalam program tersebut seharusnya dapat lebih difokuskan pada peningkatan kualitas pendidikan, sarana dan prasarana sekolah, serta kebutuhan dasar peserta didik.

Selain itu, JKAMB juga menyoroti maraknya aktivitas cut and fill di sejumlah wilayah Kota Batam yang dianggap berpotensi menimbulkan dampak lingkungan.

Mereka meminta pemerintah dan instansi terkait melakukan evaluasi menyeluruh serta mengambil langkah tegas terhadap kegiatan yang terbukti melanggar aturan lingkungan hidup.

Tuntutan lainnya berkaitan dengan pengawasan APBD. JKAMB meminta DPRD Kota Batam menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal terhadap penggunaan anggaran daerah.

Mereka juga mempertanyakan penggunaan anggaran daerah untuk pembangunan gedung fisik instansi vertikal yang dinilai berada di luar penunjang urusan pemerintahan daerah.

Pendiri JKAMB, Haris, menegaskan bahwa aksi yang akan digelar bukan bertujuan menciptakan kegaduhan, melainkan menjadi wadah penyampaian aspirasi masyarakat secara konstitusional dan bertanggung jawab.

“Kami hadir untuk menyuarakan kepentingan masyarakat. Kami berharap DPRD Kota Batam dapat mendengar dan menindaklanjuti aspirasi yang kami sampaikan.

Isu pendidikan, lingkungan hidup, dan pengelolaan anggaran daerah merupakan persoalan yang menyangkut masa depan Batam dan harus menjadi perhatian bersama,” ujar Haris.

Ia juga mengajak seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga ketertiban dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi selama kegiatan berlangsung.

“Aksi ini adalah bentuk kecintaan masyarakat terhadap Kota Batam. Karena itu kami mengimbau seluruh peserta untuk tetap tertib, damai, santun, serta menghormati aturan hukum yang berlaku. Aspirasi yang disampaikan dengan cara yang baik akan lebih mudah diterima dan diperjuangkan,” tegasnya.

Aksi yang direncanakan berlangsung secara damai tersebut akan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di Gedung DPRD Kota Batam.

Haris mengimbau seluruh peserta untuk menjaga ketertiban, mematuhi aturan yang berlaku, serta mengedepankan penyampaian aspirasi secara santun dan bermartabat.

“Aksi ini merupakan bagian dari upaya masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka dan demokratis demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan rakyat,” demikian disampaikan panitia aksi.(Red)


Advertisement

Pos terkait