Pinang Betara Raih Sertifikat IG, Tanjab Barat Perkuat Identitas dan Nilai Ekonomi Daerah

IMG 20260612 WA0191

TANJAB BARAT | Go Indonesia.Id – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali mencatatkan capaian penting dalam upaya melindungi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas unggulan daerah. Komitmen tersebut ditandai dengan diterimanya Sertifikat Indikasi Geografis (IG) untuk komoditas Pinang Betara dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Jambi, Kamis (11/6/2026).

Sertifikat tersebut diserahkan langsung kepada Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., di Ruang Rapat Bupati sebagai bentuk pengakuan resmi terhadap karakteristik, kualitas, dan reputasi khas Pinang Betara yang berasal dari wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Dengan diperolehnya sertifikat tersebut, Pinang Betara kini memiliki perlindungan hukum yang kuat dari potensi penyalahgunaan maupun klaim oleh pihak lain. Selain itu, status Indikasi Geografis juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk di pasar nasional hingga internasional.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Jambi, Jonson Siagian, S.H., M.H., mengapresiasi langkah aktif Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam melindungi kekayaan intelektual komunal daerah.

β€œIndikasi Geografis merupakan bentuk perlindungan terhadap keaslian nama dan kualitas Pinang Betara. Ini menjadi modal penting untuk memperkuat identitas produk sekaligus membuka peluang lebih besar menembus pasar ekspor,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jambi, Ir. Hj. Sri Argunaini, M.Si., menegaskan bahwa keunggulan Pinang Betara tidak terlepas dari kondisi geografis khas yang dimiliki Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Menurutnya, setelah memperoleh sertifikat tersebut, tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi mutu dan kualitas produk agar tetap memenuhi standar yang telah ditetapkan. BRIDA juga siap mendukung pengembangan berbagai produk turunan pinang guna meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia menilai sertifikasi Indikasi Geografis menjadi momentum strategis untuk memperkuat identitas daerah sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga memaparkan sejumlah komoditas unggulan daerah yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan, seperti Udang Ketak, Kepiting Asoka, Kopi Liberika Tungkal Komposit yang telah lebih dahulu memperoleh Sertifikat Indikasi Geografis, Pinang Betara, hingga Nanas Muntialo.

β€œSelain Pinang Betara dan Kopi Liberika Tungkal Komposit yang telah memiliki Sertifikat Indikasi Geografis, Nanas Muntialo juga memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai produk unggulan khas Tanjung Jabung Barat,” kata Bupati.

Ia berharap keberadaan berbagai komoditas unggulan tersebut mampu memotivasi para petani dan pelaku usaha lokal untuk terus meningkatkan produksi, menjaga kualitas, serta memperluas pasar produk-produk khas daerah.

β€œPinang Betara adalah identitas dan kebanggaan masyarakat Tanjung Jabung Barat. Pemerintah Daerah akan terus melakukan pendampingan melalui pembinaan, standardisasi mutu, hingga perluasan jaringan pemasaran agar manfaat ekonomi dari sertifikasi ini benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Melalui pengembangan sektor agrokompleks dan perikanan yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat optimistis komoditas unggulan daerah mampu menembus pasar yang lebih luas dan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dari Pemerintah Provinsi Jambi, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Jambi, jajaran Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, serta para tamu undangan lainnya.

Iskandar
Korwil Sumatra


Advertisement

Pos terkait