Polisi Amankan Isuzu Panther dalam Video Viral SPBU Rantau Rasau, Kasus Didalami Tipiter Polres Tanjab Timur

IMG 20260606 WA02741

Reporter : Irwandi

TANJAB TIMUR | GO Indonesia.Id – Jajaran Polsek Rantau Rasau bergerak cepat menindaklanjuti video viral yang beredar di media sosial terkait dugaan aktivitas pengisian bahan bakar di SPBU Maju Bersama, Desa Marga Mulya, Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Kapolsek Rantau Rasau, Iptu Sumitra, S.E., bersama anggotanya langsung melakukan pengecekan ke lokasi setelah video yang diunggah akun Instagram “Biawak Tua” menjadi sorotan publik pada Jumat (5/6/2026).

Pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB, petugas berhasil menemukan kendaraan yang dimaksud, yakni satu unit Isuzu Panther Miyabi bernomor polisi BH 1530 LG, terparkir di samping SPBU Maju Bersama. Kendaraan tersebut kemudian diamankan untuk dilakukan pemeriksaan.

Berdasarkan hasil pendataan, mobil tersebut diketahui milik SN, seorang petugas keamanan (satpam) yang bekerja di SPBU setempat dan berdomisili di Desa Marga Mulya, Kecamatan Rantau Rasau.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya tangki modifikasi pada kendaraan tersebut. Tangki bahan bakar yang terpasang masih dalam kondisi standar dengan kapasitas sekitar 60 liter.

“Pada saat diamankan dan diperiksa, tangki kendaraan masih dalam kondisi standar dengan kapasitas 60 liter serta tidak ditemukan adanya tangki modifikasi,” ujar pihak kepolisian.

Meski demikian, kendaraan tersebut tetap diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Penanganan perkara selanjutnya akan dilakukan oleh Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polres Tanjung Jabung Timur guna mendalami seluruh fakta yang berkaitan dengan video viral tersebut.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak terburu-buru menyimpulkan suatu peristiwa sebelum adanya hasil pemeriksaan resmi dari aparat penegak hukum.

Hingga saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung dan kepolisian terus mengumpulkan keterangan serta data pendukung guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran hukum dalam kasus tersebut.

REDAKSI


Advertisement

Pos terkait