Polres Natuna Edukasi Pelajar SMPN 1 Bunguran Tengah tentang Bahaya Radikalisme dan Kekerasan

IMG 20261030 WA0343

NATUNA | Go Indonesia.Id – Polres Natuna terus memperkuat upaya pencegahan ekstremisme, radikalisme, dan berbagai bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan. Salah satunya melalui kegiatan edukasi dan pembinaan karakter kebangsaan kepada siswa-siswi SMP Negeri 1 Bunguran Tengah, Kabupaten Natuna, Jumat (30/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut melibatkan jajaran Polres Natuna, pihak sekolah, para guru, serta siswa-siswi SMPN 1 Bunguran Tengah.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Intelkam Polres Natuna AKP Suranta Surbakti, S.H., Kasat Binmas IPTU Augus Salim Marpaung, Kasi Humas IPDA John Kenndy, S.H., Kepala SMPN 1 Bunguran Tengah Warianto, S.Pd., beserta personel Satbinmas dan Satintelkam Polres Natuna.

Dalam penyampaiannya, Kasat Binmas IPTU Augus Salim Marpaung menjelaskan bahwa edukasi di lingkungan sekolah merupakan langkah penting untuk membangun kesadaran generasi muda terhadap berbagai ancaman sosial.

Materi yang diberikan tidak hanya membahas bahaya paham radikal yang mengarah pada kekerasan, tetapi juga penyalahgunaan narkoba, perundungan atau bullying, serta penyebaran berita bohong (hoaks).

Ia mengingatkan para pelajar agar menaati peraturan perundang-undangan, menghormati sesama, serta menjauhi paham yang mengajarkan kebencian, intoleransi, kekerasan, dan diskriminasi.

Menurutnya, perbedaan suku, agama, ras, budaya, maupun pendapat tidak boleh menjadi alasan untuk saling membenci. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Natuna AKP Suranta Surbakti dalam pemaparannya menyampaikan bahwa kedatangan jajaran kepolisian ke sekolah bukan untuk menakut-nakuti para pelajar, melainkan memberikan pengetahuan agar mereka mampu mengenali dan menghindari pengaruh radikalisme serta ekstremisme.

Ia juga mengajak para siswa untuk menyimak materi yang disampaikan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi maupun ajakan yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.

Para pelajar diingatkan bahwa mereka merupakan generasi penerus yang memiliki peran penting dalam menentukan masa depan daerah dan bangsa.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Natuna berharap tumbuh kesadaran sejak dini mengenai pentingnya cinta tanah air, toleransi, saling menghormati, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

Kegiatan berlangsung hingga pukul 09.00 WIB dan ditutup dengan sesi foto bersama.

Dari kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin baik antara kepolisian, pihak sekolah, dan para pelajar. Selain itu, siswa diharapkan semakin bijak dalam menggunakan media sosial, mampu menyaring informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya, serta menjauhi segala bentuk kekerasan dan paham yang bertentangan dengan nilai persatuan bangsa.

Baharullazi/Jurnalis Go Indonesia


Advertisement

Pos terkait