Nagari Saok Laweh Buka Rekrutmen Perangkat, Satu Formasi Kepala Jorong Pincuran Baruah Dibutuhkan

IMG 20261030 WA0215

SOLOK- | Go Indonesia.id_Pemerintah Nagari Saok Laweh, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengikuti seleksi pengisian jabatan perangkat nagari tahun 2026. Kali ini, satu formasi Kepala Kewilayahan Jorong Pincuran Baruah disiapkan untuk diisi melalui proses seleksi terbuka.

Rekrutmen tersebut dilaksanakan oleh Panitia Seleksi Perangkat Nagari Saok Laweh sebagai bagian dari upaya memperkuat penyelenggaraan pemerintahan nagari sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di tengah masyarakat.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Berdasarkan pantauan Go Indonesia di lapangan, Jumat (30/10/2026), pengumuman rekrutmen tersebut tertuang dalam Pengumuman Panitia Seleksi Nomor 02/Pansel.NSLW/2026 tertanggal 23 Oktober 2026. Dalam pengumuman itu disebutkan bahwa formasi yang dibutuhkan sebanyak satu orang untuk jabatan Kepala Kewilayahan Jorong Pincuran Baruah.

Kesempatan ini terbuka bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan umum dan khusus yang telah ditetapkan panitia. Di antaranya, pendidikan minimal Sekolah Menengah Umum (SMU) atau sederajat, berusia 20 hingga 42 tahun saat mendaftar, serta memiliki alamat KTP di wilayah Jorong Pincuran Baruah.

Calon peserta diwajibkan menyiapkan sejumlah dokumen administrasi, meliputi fotokopi KTP, ijazah, akta kelahiran, kartu keluarga, surat permohonan bermaterai Rp10.000, serta surat pernyataan sesuai format yang disediakan panitia.

Sementara persyaratan khusus mencakup Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Polsek Kubung, empat lembar pasfoto ukuran 3×4 berlatar merah, surat keterangan sehat dari Puskesmas atau rumah sakit umum milik pemerintah, serta surat keterangan bebas narkoba.

Selain itu, peserta juga harus melampirkan surat persetujuan suami atau istri dan orang tua bagi yang telah berkeluarga, surat keterangan domisili dari Pemerintah Nagari, serta surat pernyataan tidak pernah dikenakan sanksi adat.

Tahapan Seleksi Telah Dijadwalkan

Sesuai jadwal yang diumumkan panitia, pendaftaran dibuka mulai 26 hingga 30 Oktober 2026. Penelitian kelengkapan dan keabsahan dokumen sekaligus pengumuman hasil seleksi administrasi dijadwalkan pada 30 Oktober 2026.

Selanjutnya, tahapan seleksi tertulis dan wawancara akan dilaksanakan pada 6 November 2026. Pada tanggal yang sama, panitia juga menjadwalkan pengumuman hasil seleksi serta penyampaian laporan hasil seleksi kepada Wali Nagari.

Tahapan berikutnya, pada 9 November 2026, Wali Nagari Saok Laweh dijadwalkan menyampaikan permohonan rekomendasi pengangkatan perangkat nagari kepada Bupati melalui Camat. Sementara keputusan pengangkatan akan menyesuaikan hasil rekomendasi Bupati.

Panitia menegaskan, calon perangkat nagari tidak hanya dituntut memenuhi persyaratan administrasi, tetapi juga harus memiliki pengetahuan umum tentang pemerintahan, memahami ketentuan pemerintahan Nagari Saok Laweh, serta mengenal adat istiadat dan kondisi wilayah jorong setempat.

Seluruh berkas pendaftaran diserahkan secara langsung ke Sekretariat Panitia Seleksi di Kantor Wali Nagari Saok Laweh pada hari kerja, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, dengan menggunakan stofmap folio berwarna kuning.

Pelaksanaan seleksi berada di bawah tanggung jawab Ketua Panitia Seleksi Yuli Arman, S.H., bersama Sekretaris Aima Susiani dan anggota panitia lainnya.

Bukan Sekadar Jabatan, tetapi Amanah Pengabdian

Melalui proses rekrutmen ini, diharapkan terpilih calon perangkat nagari yang memiliki integritas, tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi, pemahaman terhadap adat istiadat, serta komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sebab, jabatan Kepala Kewilayahan bukan sekadar posisi dalam struktur pemerintahan nagari. Lebih dari itu, jabatan tersebut merupakan amanah pengabdian yang menuntut kedekatan dengan masyarakat, kepekaan terhadap persoalan warga, serta kemampuan menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah nagari dan masyarakat.

Di tangan sosok yang nantinya terpilih, masyarakat tentu berharap Jorong Pincuran Baruah semakin mendapatkan pelayanan pemerintahan yang baik, responsif, dan mampu mendorong kemajuan wilayah.

Amat /Jurnalis Go Indonesia


Advertisement

Pos terkait