Prof. Dr. Sutan Nasomal Minta Presiden Tinjau Ulang Kebijakan Pajak, Khawatirkan Dampak terhadap Ekonomi Rakyat

IMG 20260604 WA0097

JAKARTA | Go Indonesia.Id – Pakar Hukum Internasional Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH. MH, meminta Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk meninjau kembali kebijakan perpajakan yang dinilai berpotensi membebani masyarakat dan pelaku usaha di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

Pernyataan tersebut disampaikan Prof Sutan Nasomal saat menjawab pertanyaan sejumlah pemimpin redaksi media cetak dan online di Kantor Pusat Partai Koalisi Rakyat Indonesia, kawasan Cijantung, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Bacaan Lainnya

Advertisement

Menurutnya, kenaikan beban pajak berisiko memperlambat pertumbuhan ekonomi nasional dan berdampak pada berbagai sektor usaha. Ia menilai kondisi tersebut dapat memicu meningkatnya jumlah perusahaan yang mengalami kesulitan operasional hingga berujung pada pengurangan tenaga kerja.

“Presiden perlu mendapatkan masukan yang komprehensif dari para penasihat dan pembantunya agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat maupun dunia usaha,” ujar Prof Sutan Nasomal.

Ia menyoroti lemahnya daya beli masyarakat yang hingga kini masih menjadi tantangan utama perekonomian nasional. Kondisi tersebut, menurutnya, telah memengaruhi aktivitas usaha di berbagai daerah dan berdampak pada berkurangnya kesempatan kerja.

“Persoalan ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini berkaitan langsung dengan kebutuhan hidup sehari-hari. Karena itu, kebijakan ekonomi harus mampu memberikan ruang bagi tumbuhnya lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” katanya.

Prof Sutan juga menyinggung pentingnya penerapan konsep Ekonomi Pancasila sebagaimana sering disampaikan Presiden Prabowo dalam berbagai kesempatan. Menurutnya, prinsip ekonomi yang berpihak kepada rakyat harus diwujudkan melalui kebijakan yang mampu memperkuat daya beli masyarakat dan mendukung keberlangsungan usaha kecil maupun menengah.

Ia mengaku khawatir apabila beban pajak yang dianggap tinggi diterapkan di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan. Selain itu, fluktuasi nilai tukar rupiah juga dinilai berpotensi memengaruhi harga berbagai kebutuhan dan barang konsumsi masyarakat.

“Harapan masyarakat adalah adanya solusi nyata agar mereka dapat mandiri menjalankan usaha serta memiliki kemampuan ekonomi yang lebih baik melalui peningkatan daya beli,” ujarnya.

Dalam keterangannya, Prof Sutan Nasomal mengajak pemerintah untuk lebih memperhatikan kondisi masyarakat menengah ke bawah serta memastikan setiap kebijakan ekonomi yang diterapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi rakyat.

Ia berharap pemerintah terus mengedepankan kepentingan masyarakat luas dalam setiap pengambilan keputusan, sehingga tujuan pembangunan nasional dan kesejahteraan rakyat dapat tercapai secara berkelanjutan.

Narasumber: Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH. MH, Pakar Hukum Internasional, Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia, Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia, serta Pengasuh Ponpes Ass Saqwa Plus.

REDAKSI


Advertisement

Pos terkait