ACEH SINGKIL | Go Indonesia.Id – Dukungan terhadap Zainal Abidin Simatupang, S.Pd., sebagai calon Ketua PGRI Kabupaten Aceh Singkil terus menguat jelang Konferensi XXIII PGRI yang akan digelar pada 9 Mei 2026 di Aula Kodim 0109 Aceh Singkil.
Pakar Hukum Internasional, Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH., MH., menyatakan dukungan terbuka terhadap Zainal Abidin. Ia menilai sosok yang akrab disapa ZAS tersebut memiliki kapasitas, pengalaman, serta etos kerja tinggi yang layak menjadi teladan bagi kalangan pendidik.
βPemilihan kepemimpinan PGRI harus didukung seluruh elemen pendidikan, baik negeri maupun swasta. Saya menilai Zainal Abidin adalah figur yang aktif di berbagai bidang, punya semangat kerja tinggi, dan mampu menjadi suri teladan bagi para guru,β tegas Prof Sutan Nasomal saat dihubungi dari Jakarta, Selasa (6/5/2026).
Menurutnya, kepemimpinan yang kuat di tubuh PGRI sangat penting untuk mendorong kemajuan pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga menengah di Kabupaten Aceh Singkil.
Dukungan terhadap ZAS juga datang dari Tim Media Pembangunan Aceh Singkil Indonesia (TIMPAS1) yang secara tegas menyatakan komitmennya untuk mengawal dan memenangkan figur tersebut dalam kontestasi organisasi profesi guru itu.
Zainal Abidin sendiri dikenal sebagai Plt. Kepala UPTD SPF SDN Sintiban Makmur. Ia memiliki rekam jejak organisasi yang cukup panjang, di antaranya sebagai Ketua PGRI Cabang Singkil Utara serta aktif di berbagai organisasi seperti Pemuda Pancasila, KNPI, hingga terlibat dalam kepengurusan KONI dan PSSI.
Tak hanya itu, kiprahnya di tengah masyarakat juga terlihat dari perannya sebagai Ketua Panitia Pembangunan Masjid serta Wakil Ketua BPKam Desa Gosong Telaga Timur.
Gelombang dukungan pun terus mengalir, termasuk dari pengurus PGRI Cabang Singkil Utara dan sejumlah cabang lainnya di wilayah Aceh Singkil. Dukungan ini menjadi energi tambahan bagi ZAS untuk terus melangkah dalam kontestasi tersebut.
Dalam pernyataannya, Zainal Abidin menegaskan bahwa kemenangan bukanlah tujuan utama. Ia lebih menekankan pentingnya pengabdian dalam memajukan dunia pendidikan.
βMenang atau kalah itu hal biasa.
Yang terpenting adalah bagaimana kita terus berjuang memajukan pendidikan dan mengabdi untuk bangsa,β ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta Konferensi XXIII PGRI untuk menjunjung tinggi nilai demokrasi yang cerdas, santun, dan berakhlak, sebagai cerminan dari profesi pendidik.
Sementara itu, tokoh masyarakat Nurrizal Khafi Pohal turut menilai ZAS sebagai figur yang tepat memimpin PGRI Aceh Singkil. Ia menyebut ZAS sebagai pribadi nasionalis, santun, dan mampu membangun komunikasi dengan berbagai kalangan.
Konferensi XXIII PGRI Aceh Singkil diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
Sumber: Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH., MH., Pembina/Penanggung Jawab TIMPAS1.
REDAKSI



