MOROTAI | Go Indonesia.id β Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai mengimbau aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah.
Imbauan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, saat memimpin apel gabungan di Halaman Kantor Pemerintah Terpadu Kabupaten Pulau Morotai, Senin (28/9/2026).
Umar meminta pegawai dan masyarakat yang tidak memiliki keperluan mendesak mengurangi aktivitas di luar ruangan. Jika harus keluar rumah, warga diminta menggunakan masker sebagai langkah antisipasi terhadap gangguan kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
βKalau tidak ada keperluan yang mendesak, berdiam di ruangan atau di rumah. Kalau keluar, gunakan masker,β ujar Umar.
Ia juga meminta jajaran pemerintah daerah ikut menyampaikan imbauan tersebut kepada masyarakat agar menjaga kesehatan selama kondisi kabut asap berlangsung.
Selain persoalan kabut asap, Umar mengingatkan jajaran pemerintah daerah mengenai sejumlah agenda pemerintahan yang akan berlangsung memasuki Oktober.
Salah satunya upacara Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober serta sejumlah agenda nasional lainnya.
Pemkab Morotai juga mulai mematangkan persiapan Festival Morotai yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang.
βFestival ini tinggal sebulan, tidak sampai lagi sebulan. Panitia silakan rapat dan persiapkan apa yang perlu disiapkan, termasuk tarian dan rangkaian kegiatan lainnya,β katanya.
Umar meminta seluruh pegawai ikut mendukung pelaksanaan festival, termasuk melalui media sosial. Namun, ia mengingatkan agar aktivitas di media sosial tetap memperhatikan etika.
βBukan kita melarang, tetapi paling tidak ada etika. Jangan sampai ada yang melanggar,β ujarnya.
Dalam apel tersebut, Umar juga meminta ASN dan masyarakat tidak mengabaikan survei yang dikirimkan kementerian maupun lembaga pemerintah melalui email, WhatsApp, atau saluran komunikasi lainnya.
Menurutnya, survei tersebut tidak hanya ditujukan kepada pegawai pemerintah, tetapi juga masyarakat, termasuk survei kepuasan masyarakat.
Ia meminta setiap survei yang diterima dapat direspons agar tingkat partisipasi masyarakat Morotai meningkat.
βKalau ada survei yang masuk melalui email atau WhatsApp, dibalas atau disambut baik sehingga nilainya bisa naik. Jangan cuek,β katanya.
Umar juga menyampaikan bahwa sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) akan memasuki tahapan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), termasuk melalui agenda entry meeting dan exit meeting.
Selain itu, pembayaran gaji hingga akhir tahun menjadi salah satu agenda yang perlu mendapat perhatian. Saat ini, masih terdapat tiga bulan pembayaran gaji yang harus dipersiapkan, yakni Oktober, November, dan Desember.
Umar meminta seluruh perangkat daerah mempersiapkan berbagai agenda pemerintahan serta kegiatan nasional yang akan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan (*).
Mir | Jurnalis Go Indonesia.id







