PASAMAN BARAT | Go Indonesia.Id _Sungai Batang Air Haji yang terletak di Kejorongan Air Haji, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat, yang dulu dikenal jernih dan menjadi sungai larangan untuk membesarkan ikan, kini berubah warna menjadi cokelat pekat.
Perubahan itu diduga akibat aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di bagian hulu sungai.
Mardi, warga setempat, mengatakan kondisi tersebut sudah berlangsung sekitar satu tahun terakhir. Aktivitas PETI, kata dia, terjadi di pinggiran PT BPP, dengan sejumlah alat berat yang beroperasi menambang emas.
โSudah setahun ini mereka menambang di hulu. Tepatnya di pinggiran PT BPP. Ada beberapa alat berat bekerja di sana,โ ujar Mardi saat diwawancara pada Rabu (4 Maret 2025).
Ia mengaku terdampak langsung oleh kondisi sungai yang tercemar. Selama ini, Mardi menggantungkan hidup dari mencari ikan di sungai tersebut. Namun kini, ia terpaksa beralih profesi menjadi pekerja serabutan.
โTidak ada ikan lagi. Airnya keruh dan pekat. Menjala ikan sudah tidak memungkinkan,โ ucapnya lirih.
Saat ditanya apakah pernah ada penertiban dari aparat, Mardi mengaku razia pernah dilakukan. Namun, menurutnya, aktivitas tersebut kembali berjalan tak lama setelah penertiban.
Hal serupa disampaikan Rohmat, pria paruh baya yang memiliki kebun di sekitar hulu sungai. Ia mengaku hampir setiap hari melihat aktivitas penambangan emas di lokasi tersebut.
โSaya tiap hari lihat mereka menambang, tapi tidak berani mendekat. Takut,โ katanya.
Wartawan kemudian menelusuri informasi tersebut. Dari keterangan yang dihimpun, salah satu pemilik alat berat diduga berinisial W. Selain itu, seorang penampung emas ilegal berinisial A juga disebut-sebut memiliki alat berat yang beroperasi di lokasi.
Tak hanya di kawasan Air Haji, aktivitas serupa juga terindikasi terjadi di lokasi bernama Karya Makmur, Kejorongan Kasik Putih, Pasaman Barat. Di lokasi itu terdapat aktivitas yang disebut-sebut berkedok galian C. Namun, berdasarkan informasi warga, pasir dari lokasi tersebut banyak dibeli untuk kemudian didulang kembali guna mencari kandungan emas.
โKalau soal izin saya kurang tahu, Bang. Tapi memang pasir itu banyak dibeli untuk didulang emasnya,โ ujar Amboy (nama samaran).
Ia juga menyebutkan adanya aktivitas pencarian emas menggunakan mesin dompeng di lokasi tersebut. Aktivitas itu, katanya, sudah menjadi pengetahuan umum masyarakat sekitar.
Hingga berita ini diterbitkan, wartawan masih berupaya meminta konfirmasi dari aparat berwenang terkait dugaan aktivitas penambangan ilegal tersebut.
Reporter ( RANDI)





