DPD Banteng Muda Indonesia (BMI) Provinsi Bali Merayakan HUT ke-26

1 3069

DENPASAR | Go Indonesia.id-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Banteng Muda Indonesia (BMI) Provinsi Bali merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-26 yang jatuh pada Minggu, 29 Maret 2026. Perayaan organisasi sayap PDI Perjuangan ini digelar secara sederhana namun penuh makna di Sekretariat DPD BMI Provinsi Bali, Kota Denpasar.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPD BMI Provinsi Bali, Pande Agus Widura, beserta jajaran pengurus dan Komisariat BMI Bali. Puncak perayaan ditandai dengan prosesi potong tumpeng sebagai wujud rasa syukur, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif membahas berbagai persoalan terkini di Pulau Dewata.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Dalam momen spesial ini, BMI Bali tidak hanya menggelar perayaan internal, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial dan dukungannya terhadap minat generasi muda.

Pande Agus Widura menyampaikan bahwa pihaknya akan menggelar aksi sosial di wilayah yang terdampak bencana alam. “Kami akan mengadakan pembagian buku tulis ke Buleleng, khusus bagi siswa-siswi yang wilayahnya terdampak bencana alam baru-baru ini,” ujarnya.

Tak hanya itu, untuk mewadahi antusiasme anak muda, BMI juga akan mengadakan Turnamen E-Sports. Ajang kompetisi kekinian ini rencananya akan diselenggarakan secara serentak oleh seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) BMI di tingkat provinsi Bali.

๐’๐ญ๐ซ๐š๐ญ๐ž๐ ๐ข ๐‘๐š๐ง๐ ๐ค๐ฎ๐ฅ ๐Œ๐ข๐ฅ๐ž๐ง๐ข๐š๐ฅ ๐๐š๐ง ๐†๐ž๐ง ๐™

Pria yang juga akrab dipanggil dengan Agus Pande, juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, turut memaparkan visi organisasinya dalam merangkul generasi milenial dan Gen Z agar tidak apatis terhadap politik. Menurutnya, tiap individu memiliki tanggung jawab menjaga bangsa dengan bersatu.

“Bagi anggota BMI, ini adalah ajakan untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial, menjaga lingkungan, dan mendukung pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat lokal,” jelas Agus Pande.

Terkait upaya menarik minat kaum muda, BMI Bali telah menyiapkan sejumlah strategi. Di antaranya adalah menyediakan platform diskusi dan forum interaktif, serta memaksimalkan penggunaan media sosial. Tujuannya adalah menyampaikan pesan positif dan memperlihatkan dampak nyata dari kebijakan partai kepada masyarakat luas.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara DPD BMI Bali dengan PDI Perjuangan. Koordinasi erat terus dibangun untuk menyelaraskan program kepemudaan dengan visi misi partai melalui pertemuan rutin, evaluasi, serta penciptaan program kolaboratif.

๐๐ž๐ฌ๐š๐ง ๐†๐จ๐ญ๐จ๐ง๐  ๐‘๐จ๐ฒ๐จ๐ง๐  ๐ฎ๐ง๐ญ๐ฎ๐ค ๐๐ž๐ฆ๐ฎ๐๐š ๐๐š๐ฅ๐ข

Di usia BMI yang menginjak 26 tahun, Pande menitipkan instruksi khusus kepada seluruh kader BMI di seluruh kabupaten/kota di Bali. Ia meminta para kader untuk tetap berkomitmen dan aktif berkontribusi di tengah masyarakat.

“Hadapi setiap dinamika sosial dengan sikap terbuka dan penuh empati. Jangan ragu berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. Penting untuk terus belajar, beradaptasi dengan politik saat ini, sambil terus menjaga semangat gotong royong,” tegasnya.

Menutup keterangannya, Agus Pande mengajak seluruh anak muda Bali untuk menjadikan gotong royong sebagai identitas dan kekuatan dalam menghadapi tantangan zaman.

“Dengan saling membantu dan mendukung, kita dapat membangun komunitas yang lebih kuat dan tangguh (resilient). Mari jadikan gotong royong sebagai budaya kita, karena hanya dengan bersatu kita bisa mewujudkan perubahan positif. Bersama-sama, kita bisa membuat perbedaan!” pungkas Agus Pande.

Reporter : Kadek Ariawan


Advertisement

Pos terkait