NATUNA | Go Indonesia.Id – Nelayan di Kecamatan Serasan dan Serasan Timur, Kabupaten Natuna, kembali mengeluhkan sulitnya mendapatkan BBM subsidi jenis bio solar. Kondisi tersebut membuat aktivitas melaut mereka terganggu bahkan sering tertunda dalam waktu lama.
Salah satu nelayan asal Desa Tanjung Setelung, Kecamatan Serasan, yang enggan disebutkan namanya demi alasan keamanan, kepada media pada 8 Mei 2026 menceritakan sulitnya memperoleh BBM subsidi untuk kebutuhan melaut.
Menurutnya, jatah BBM bio solar yang diperoleh dari SPBUN hanya mampu digunakan selama tiga hingga empat hari saja. Setelah itu, mereka harus mencari cara lain agar tetap bisa bekerja di laut.
Kadang kami cuma bisa melaut satu bulan sekali. Kalau ingin terus bekerja, kami harus cari minyak di luar subsidi dengan harga lebih mahal,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa dalam kondisi terdesak, para nelayan kerap meminta bantuan kepada kapal tugboat maupun kapal-kapal yang melintas di laut dengan pola barter hasil tangkapan ikan demi mendapatkan bahan bakar agar bisa kembali bekerja.
Sering kami tukar ikan dengan minyak supaya bisa lanjut melaut lagi,” tambahnya.
Kondisi tersebut, kata dia, sudah berlangsung cukup lama. Namun para nelayan memilih diam karena takut menyampaikan keluhan mereka secara terbuka.
Para nelayan berharap adanya perhatian serius dari pemerintah maupun pihak terkait agar distribusi BBM subsidi untuk nelayan di wilayah Serasan dapat berjalan maksimal dan tepat sasaran, sehingga masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup dari hasil laut dapat kembali bekerja dengan normal.
Sementara itu, Kabag Ekonomi Kabupaten Natuna, Agino Riko, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengatakan bahwa pemerintah daerah saat ini sudah mengusulkan penambahan kuota BBM subsidi untuk wilayah Serasan dan Serasan Timur.
Alhamdulillah pada bulan Mei ini ada sedikit penambahan kuota, tetapi memang masih belum sesuai dengan yang kita ajukan atau masih jauh dari kata cukup.
Pemerintah daerah terus berupaya agar kuota BBM bio solar bisa lebih maksimal, khususnya untuk Kecamatan Serasan dan Serasan Timur,” ujarnya.
Reporter: Baharullazi







