Resmi Dilantik, KONI Bali 2026–2030 Bidik Prestasi PON XXII dan Transformasi Bali Jadi Pusat Sport Tourism Dunia

IMG 20260515 WA0183

DENPASAR | Go Indonesia.Id – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, secara resmi melantik Pengurus KONI Provinsi Bali masa bakti 2026–2030 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, pada Jumat (15/5).
Pelantikan ini menjadi momentum krusial bagi dimulainya agenda besar olahraga Bali di bawah kepemimpinan Ketua Umum KONI Bali yang baru, I Nyoman Giri Prasta. Dalam periode ini, KONI Bali membidik peningkatan prestasi gemilang menuju PON XXII NTT-NTB sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai pusat *sport tourism* (wisata olahraga) dunia.

*Fokus Pembinaan Berkelanjutan dan Tertib Regulasi*
Ketua Umum KONI Bali yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menegaskan bahwa langkah awal kepengurusannya adalah memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan melalui pendataan yang akurat dan penguatan atlet potensial Bali, khususnya para peraih medali
“Kami ingin olahraga di masyarakat dan memasyarakatkan olahraga. Langkah pertama yang kami lakukan adalah inventarisasi atlet-atlet Bali, khususnya yang sudah meraih medali emas, perak, dan perunggu. Kami ingin pembinaan ini berjalan berkelanjutan,” ujar Giri Prasta.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Menghadapi Porprov Bali 2027 dan persiapan panjang menuju PON XXII NTT-NTB, KONI Bali telah menyusun strategi jangka panjang. Salah satunya adalah mengintegrasikan pembinaan atlet sejak dini ke sekolah-sekolah melalui koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi serta Kabupaten/Kota. Program ekstrakurikuler sekolah nantinya akan diarahkan secara strategis untuk memenuhi kebutuhan cabang olahraga unggulan Bali.
Giri Prasta juga mengingatkan pentingnya tata kelola organisasi yang bersih dan taat hukum dalam menjalankan seluruh program kerja.
*”Kami tegak lurus dengan regulasi. Tagline kami sederhana, cara melawan hukum gampang, jawabannya hanya satu: jangan dilanggar,”* tegasnya.

*Revitalisasi GOR Ngurah Rai: Integrasi Sport Center Modern dan Infrastruktur Subway*
Selain fokus pada atlet, pengembangan sarana dan prasarana olahraga berstandar internasional menjadi prioritas. GOR Ngurah Rai diproyeksikan akan bertransformasi menjadi ikon *sport center* Bali yang terintegrasi dengan pembinaan di seluruh kabupaten/kota.
Gubernur Bali, Wayan Koster, mengakui kondisi GOR Ngurah Rai saat ini sudah tidak representatif dan memerlukan penataan besar-besaran agar tidak lagi terlihat kumuh di tengah Kota Denpasar. Menyadari keterbatasan APBD, Pemerintah Provinsi Bali mengambil langkah strategis dengan menggandeng pihak ketiga melalui skema kerja sama investasi. Saat ini, proyek tersebut sedang memasuki tahap *feasibility study* (FS) atau studi kelayakan.
“Nanti bagian bawah akan dijadikan tempat parkir dan juga *Transit Oriented Development* (TOD) untuk *subway* (kereta bawah tanah). Sementara bagian atas menjadi fasilitas olahraga,” jelas Koster.
Koster memastikan bahwa konsep pengelolaan ini tetap berpihak pada publik. Fasilitas olahraga nantinya dapat digunakan secara gratis oleh KONI dan masyarakat untuk pembinaan, sementara area komersial akan dikelola oleh investor. “Sebenarnya tidak perlu membebani APBD. Fasilitas sebesar itu kalau dirawat penuh dengan APBD sangat berat, jadi harus melibatkan pihak ketiga,” tambahnya.

*Dukungan Penuh KONI Pusat untuk Sport Tourism Global*
Apresiasi tinggi datang dari Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman. Ia memuji konsistensi Bali yang selalu berada di papan atas prestasi olahraga nasional dan menjadi salah satu provinsi terbaik di luar Pulau Jawa dalam ajang PON.
“Saya berharap prestasi Bali pada PON mendatang bisa lebih baik lagi. Kami juga mendukung penuh langkah Bali menjadi destinasi *sport tourism* dunia. KONI Pusat akan mendorong pengurus cabang olahraga untuk menggelar berbagai *event* internasional di Bali. Pulau Dewata memiliki daya tarik yang sangat besar bagi atlet dan masyarakat dunia,” kata Marciano Norman.
Dengan sinergi kuat antara Pemerintah Daerah, KONI Bali, dan dukungan penuh dari KONI Pusat, Provinsi Bali kini memantapkan langkahnya secara nyata—tidak hanya sebagai destinasi wisata budaya, tetapi juga sebagai hub olahraga berkelas dunia. (JW)

Reporter: Kadek


Advertisement

Pos terkait