JAMBI | Go Indonesia.Id – Polda Jambi menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Gabungan Bidang Hukum (Bidkum) dan Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Tahun Anggaran 2026 di Aula Lantai III Gedung Siginjai Polda Jambi, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali, S.I.K., S.H., serta dihadiri Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus P. Siregar, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polda Jambi, Kasat Reskrim dan Kasat Resnarkoba Polres jajaran, Kasi Kum dan Kasi Humas Polres jajaran yang mengikuti secara virtual, serta personel PPID dari berbagai satuan kerja di lingkungan Polda Jambi.
Rakernis turut menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi, yakni Dr. Albert Aries, S.H., M.H., dari Fakultas Hukum Universitas Trisakti dan Dr. Mochammad Farisi, LL.M., dosen Fakultas Hukum Universitas Jambi.
Dalam sambutannya, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali menegaskan pentingnya peran Bidkum sebagai motor penggerak transformasi hukum pidana nasional di lingkungan Polri, khususnya di wilayah hukum Polda Jambi.
Menurutnya, Rakernis dan penyuluhan hukum tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi personel dalam menghadapi dinamika perkembangan hukum yang terus berubah.
โMelalui Rakernis Gabungan dan Penyuluhan Hukum ini, saya berharap seluruh peserta tidak hanya meningkatkan kapasitas dan kompetensi melalui pengayaan pengetahuan dari para narasumber, tetapi juga mampu memberikan masukan dan rekomendasi kepada pimpinan terkait dinamika transformasi hukum pidana nasional,โ ujar Benny Ali.
Selain aspek hukum, Wakapolda juga menyoroti peran strategis Bidhumas sebagai ujung tombak Polri dalam membangun citra dan kepercayaan publik di era digital yang menuntut keterbukaan informasi, kecepatan respons, serta akurasi penyampaian informasi.
Ia berharap sinergi antara Bidkum dan Bidhumas dapat menjadi kekuatan utama dalam mendukung transformasi hukum pidana nasional sekaligus memperkuat komunikasi publik yang efektif demi mendukung program Asta Cita Pemerintah dan keberhasilan tugas-tugas Polri.
Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar dalam arahannya menekankan bahwa perkembangan hukum saat ini semakin mengarah pada konsep hukum progresif. Karena itu, seluruh personel dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi, wawasan, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Kapolda juga mengingatkan pentingnya kemampuan komunikasi dan public speaking bagi setiap anggota Polri, khususnya yang bertugas di bidang hukum dan kehumasan.
โBapak Kapolri memberikan penekanan agar setiap jajaran mampu merespons permasalahan lokal secara cepat dan tepat sehingga tidak berkembang menjadi permasalahan nasional,โ tegas Kapolda.
Ia juga mengajak seluruh personel untuk selalu mengedepankan pendekatan profesional dan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas, sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat guna meningkatkan kepercayaan terhadap institusi Polri.
Rangkaian kegiatan Rakernis berlangsung dengan berbagai agenda, mulai dari laporan pelaksanaan kegiatan, penayangan video selayang pandang, sambutan dan arahan pimpinan, pemberian plakat kepada para narasumber, hingga sesi foto bersama.
Dikesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa Rakernis Gabungan Bidkum dan Bidhumas merupakan momentum strategis untuk memperkuat sinergi menghadapi tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks.
Menurutnya, peningkatan kompetensi, profesionalisme, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan hukum serta teknologi informasi menjadi kebutuhan penting bagi seluruh personel.
โSinergi yang kuat antara fungsi hukum dan fungsi kehumasan sangat penting dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri yang Presisi, menjaga kepercayaan publik, serta mewujudkan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,โ kata Erlan.
Ia menambahkan, kemampuan komunikasi publik harus terus diperkuat agar setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat dilakukan secara cepat, akurat, transparan, dan bertanggung jawab.
REDAKSI







