Dukung Program Strategis Nasional, Pangdam IX/Udayana Hadiri Peresmian Pembangunan PSEL Denpasar Raya

1 3306

DENPASAR | Go Indonesia.id– Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, menghadiri peresmian pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Denpasar Raya yang berlangsung di kawasan proyek PSEL, Jalan Pelabuhan Benoa, Kelurahan Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan, Bali, Rabu (8/7/2026). Kegiatan bertema “Menuju Indonesia Bersih dan Asri” ini menjadi tonggak penting dalam upaya mewujudkan sistem pengelolaan sampah modern yang berkelanjutan sekaligus mendukung transisi menuju energi hijau di Indonesia.

Peresmian tersebut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM RI Rosan R. Roeslani, serta diikuti sekitar 100 peserta dari unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, BUMN, dan mitra strategis.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Turut hadir Gubernur Bali I Wayan Koster, Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, Danrem 163/Wira Satya, Kabinda Bali, Kepala BNN Provinsi Bali, Danlanal Denpasar, Danlanud I Gusti Ngurah Rai, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Ketua DPRD Provinsi Bali, perwakilan PT Werming, PT PLN (Persero), serta para bupati se-Bali.

Rangkaian acara diawali dengan pelaksanaan upacara adat Bali berupa Ngeruak, Mepekelem, dan Mendem Dasar sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai budaya dan kearifan lokal sebelum dimulainya pembangunan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan maket proyek PSEL, penyampaian informasi proyek, persembahan Tari Sekar Jagat, serta penayangan video profil PSEL Denpasar Raya.

Dalam laporannya, CEO PT Danantara Investment Management menjelaskan bahwa proses pengembangan proyek PSEL Denpasar Raya dilaksanakan secara profesional dan transparan melalui tahapan evaluasi, negosiasi, hingga penandatanganan kerja sama yang mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudential principle). Ia juga menyampaikan bahwa proyek ini telah memperoleh dukungan penuh melalui penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali pada 21 April 2026 serta penetapan sebagai Proyek Strategis Nasional pada 22 Mei 2026.

Proyek PSEL Denpasar Raya diharapkan menjadi model pengelolaan sampah terintegrasi di Indonesia yang mampu menghasilkan energi listrik, mengurangi volume sampah secara signifikan, sekaligus memberikan dampak positif terhadap lingkungan, pertumbuhan ekonomi daerah, dan keberlanjutan sektor pariwisata.

Dalam sambutannya, Gubernur Bali I Wayan Koster menyampaikan apresiasi atas komitmen pemerintah pusat dalam mendukung penyelesaian persoalan sampah di Bali. Menurutnya, pembangunan PSEL merupakan langkah strategis untuk menjaga kualitas lingkungan dan memperkuat citra Bali sebagai destinasi pariwisata dunia yang bersih dan berkelanjutan.

“Kami bersama Pemerintah Kota Denpasar dan Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen penuh mendukung pembangunan fasilitas ini. Semoga kehadiran PSEL menjadi solusi nyata dalam mengatasi persoalan sampah di Bali sehingga Bali semakin bersih, nyaman, dan tetap menjadi tujuan wisata kelas dunia,” ujar Gubernur Bali.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup RI berharap keberhasilan pembangunan PSEL Denpasar Raya dapat menjadi percontohan bagi daerah lain di Indonesia. Menurutnya, pengelolaan sampah berbasis energi merupakan solusi jangka panjang yang tidak hanya berdampak terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga mendukung kesehatan masyarakat, ketahanan energi, dan pertumbuhan ekonomi.

Selanjutnya ditayangkan video “Transformasi Pengelolaan Sampah Indonesia”, dilanjutkan dengan penandatanganan Sponsorship Agreement antara PT PLN (Persero) dengan Badan Usaha Pelaksana Proyek (BUPP), penandatanganan perjanjian kerja sama, serta arahan Menteri Investasi dan Hilirisasi bersama CEO BPI Danantara.

Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi peresmian pembangunan PSEL Denpasar Raya oleh para pejabat yang hadir sebagai simbol dimulainya pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik di Bali.

Kehadiran Pangdam IX/Udayana pada kegiatan ini merupakan bentuk dukungan TNI AD terhadap program strategis nasional dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Kodam IX/Udayana siap terus bersinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan hidup, memperkuat ketahanan energi nasional, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Reporter : Kadek


Advertisement

Pos terkait