Prof. Dr. Sutan Nasomal Dukung Pembekuan Trayek Angkot Tua, Minta Wali Kota Bogor Siapkan Solusi bagi Sopir dan Pemilik Angkot

IMG 20260715 WA0511

KOTA BOGOR | Go Indonesia.Id – Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH., MH., menyatakan mendukung langkah Pemerintah Kota Bogor dalam menertibkan sekaligus membekukan izin trayek angkutan kota (angkot) berusia 20 tahun ke atas demi meningkatkan keselamatan penumpang. Namun, ia menegaskan kebijakan tersebut harus diiringi solusi nyata bagi para pemilik angkot dan sopir yang terdampak.

Pernyataan itu disampaikan Prof. Sutan Nasomal saat menjawab pertanyaan sejumlah pemimpin redaksi media cetak dan online di Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Bacaan Lainnya

Advertisement

Menurutnya, mayoritas pemilik angkot merupakan usaha perorangan yang menggantungkan penghasilan dari kendaraan tersebut. Karena itu, Pemerintah Kota Bogor diharapkan memberikan kemudahan memperoleh angkot baru melalui skema kredit ringan atau tanpa uang muka.

Selain itu, Prof. Sutan juga meminta Pemkot Bogor menyiapkan lapangan pekerjaan baru bagi para sopir angkot yang kehilangan mata pencaharian akibat pembekuan trayek. Ia mengusulkan agar mereka dapat direkrut di lingkungan organisasi perangkat daerah (SKPD), terutama pada sektor kebersihan, penataan kota, maupun bidang pelayanan publik lainnya.

“Penertiban angkot tua merupakan langkah yang tepat demi keselamatan masyarakat. Namun pemerintah juga harus memikirkan nasib sopir dan pemilik angkot agar tidak menambah angka pengangguran,” ujarnya.

Ia juga mengusulkan agar selama proses transisi, pemerintah memberikan jaminan pendapatan sementara bagi sopir yang belum memperoleh pekerjaan baru. Menurutnya, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk meminimalkan dampak sosial dari setiap kebijakan yang diambil.

Disisi lain, Prof. Sutan mendorong Pemkot Bogor bekerja sama dengan pelaku usaha dan Dinas Perhubungan untuk membuka akses pembiayaan usaha, termasuk peluang beralih profesi sebagai pengemudi transportasi berbasis aplikasi maupun sektor jasa lainnya.

Menurutnya, penciptaan lapangan kerja menjadi salah satu tanggung jawab utama pemerintah daerah agar masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari program pembangunan.

Sebagai warga Bogor, Prof. Sutan Nasomal berharap Kota Bogor terus berkembang menjadi kota yang maju, tetap menjaga identitasnya sebagai pusat budaya Sunda, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan yang berpihak kepada rakyat.

REDAKSI


Advertisement

Pos terkait