Suwito “Semprot” PT BSI di Hadapan Titiek Soeharto, Soroti Dividen, CSR Rumah Sakit hingga Komunikasi dengan DPR

0 501

BANYUWANGI | Go Indonesia.id– Suasana kunjungan kerja Komisi IV DPR RI di kawasan operasional PT Bumi Suksesindo (PT BSI), Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kamis (23/7/2026), berlangsung dinamis. Dalam forum yang dihadiri Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, Anggota DPRD Banyuwangi Fraksi Gerindra, Suwito, melontarkan kritik tajam terhadap perusahaan tambang emas tersebut.
Di hadapan para peserta forum, Suwito mengungkapkan sejumlah persoalan yang menurutnya selama ini menjadi keluhan masyarakat Banyuwangi. Ia mempertanyakan sejauh mana manfaat nyata investasi PT BSI bagi daerah, terutama terkait kontribusi terhadap pendapatan daerah.
Dengan nada tegas, Suwito menyatakan bahwa hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dinilai belum memperoleh dividen dari keberadaan investasi tambang tersebut.
“Sampai hari ini Banyuwangi belum menerima dividen. Masyarakat tentu bertanya-tanya, apa manfaat yang sudah diterima daerah dari keberadaan investasi sebesar ini?” ujar Suwito.
Selain menyoroti persoalan dividen, Suwito juga mempertanyakan komitmen PT BSI terhadap program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR). Ia menyinggung rencana pembangunan rumah sakit yang sebelumnya telah diumumkan kepada publik, namun menurutnya hingga kini belum menunjukkan realisasi.
“Dulu ada seremoni pembangunan rumah sakit. Tetapi sampai sekarang realisasinya tidak ada. Jangan sampai CSR hanya berhenti pada acara seremonial,” tegasnya.
Suasana forum semakin emosional ketika Suwito menyampaikan aspirasi masyarakat dengan mata berkaca-kaca. Ia mengaku prihatin terhadap berbagai harapan masyarakat yang hingga kini dinilainya belum terjawab.
Tak berhenti di situ, politisi Partai Gerindra tersebut juga mengkritik hubungan komunikasi antara PT BSI dengan DPRD Banyuwangi. Menurutnya, perusahaan beberapa kali tidak memenuhi undangan resmi DPRD untuk berdialog mengenai berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
“Kami beberapa kali mengundang PT BSI ke DPRD Banyuwangi untuk berdiskusi, tetapi tidak pernah hadir. Padahal DPRD ingin membangun komunikasi yang baik demi kepentingan masyarakat,” katanya.
Menutup penyampaiannya, Suwito berharap kunjungan kerja Komisi IV DPR RI dapat menjadi momentum evaluasi bagi seluruh pihak. Ia menegaskan bahwa investasi di Banyuwangi tidak hanya diukur dari besarnya nilai produksi, tetapi juga dari kontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat, pelaksanaan program CSR yang dapat dirasakan manfaatnya, serta keterbukaan komunikasi dengan pemerintah daerah dan lembaga legislatif.
Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat tanggapan resmi dari manajemen PT Bumi Suksesindo (PT BSI) terkait berbagai kritik yang disampaikan Suwito dalam forum tersebut. Media GO Indonesia membuka ruang hak jawab dan klarifikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Eko

Bacaan Lainnya

Advertisement

Eko/Jurnalis Go Indonesia


Advertisement

Pos terkait