Sebelum Harapan Berakhir, Keluarga Minta Korban KLM Nurul Salsa Terus Dicari

0A 73

PANGKEP | Go Indonesia.id-Memasuki hari ke-28 pasca karam dan tenggelamnya Kapal Layar Motor (KLM) Nurul Salsa, harapan keluarga terhadap ditemukannya korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang belum juga surut.

Keluarga korban yang diwakili Fadly Syarif masih berharap adanya perhatian, bantuan, dan kerja sama nyata dari Pemerintah Kabupaten Pangkep, bersama seluruh jajaran pemerintah desa dan kecamatan di wilayah Kepulauan Pangkep, untuk turut membantu melakukan penyisiran serta pencarian terhadap korban yang hingga saat ini belum ditemukan.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Permintaan tersebut dinilai penting mengingat luasnya wilayah perairan Kepulauan Pangkep, serta kondisi arus dan gelombang laut yang memungkinkan korban terbawa hingga ke wilayah perairan yang lebih jauh.

Harapan serupa turut dititipkan keluarga korban kepada Pemerintah Kota Bima dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) agar dapat membantu melakukan pemantauan terhadap kemungkinan adanya korban kecelakaan laut yang hanyut atau terdampar hingga ke wilayah Bima maupun NTT.

Keluarga berharap setiap informasi mengenai temuan, laporan masyarakat, maupun indikasi keberadaan korban di sepanjang wilayah pesisir dan kepulauan dapat segera ditindaklanjuti serta dikoordinasikan dengan pihak terkait.

Bagi keluarga, 28 hari bukanlah alasan untuk menghentikan pencarian. Setiap hari yang berlalu justru menjadi penantian panjang yang penuh harapan.

Mereka masih menunggu kabar, kepastian, dan kesempatan untuk menemukan anggota keluarga yang mereka cintai.

Karena itu, dukungan dan keterlibatan pemerintah daerah, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, aparat keamanan, masyarakat pesisir, para nelayan, serta seluruh pihak yang berada di wilayah yang berpotensi menjadi lokasi hanyutnya korban sangat diharapkan.

Dengan luasnya wilayah perairan dan banyaknya pulau yang harus dipantau, keterlibatan masyarakat di setiap wilayah pesisir menjadi sangat penting.

Informasi sekecil apa pun mengenai kemungkinan keberadaan korban diharapkan dapat segera dilaporkan kepada pihak berwenang maupun keluarga.

Hari ke-28 bukan akhir dari harapan.
Keluarga masih menunggu.
Keluarga masih berharap.
Pencarian masih diharapkan terus dilakukan.
Jangan biarkan harapan keluarga berakhir sebelum korban ditemukan.

Mohon doa, dukungan, kepedulian, dan kerja sama seluruh pihak untuk membantu keluarga korban KLM Nurul Salsa dalam menemukan anggota keluarga mereka yang hingga hari ke-28 masih belum ditemukan. (*)

Fadly/Jurnalis Go Indonesia


Advertisement

Pos terkait