DENPASAR | Go Indonesia.id- Grand Final Ajang Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas (ADUJAK) GenRe Bali 2026 digelar di Taman Budaya Bali, Denpasar, Rabu (12/8/2026). Ajang ini menjadi momentum untuk mencetak generasi muda Bali yang berkarakter, berdaya saing, dan melek digital.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan HUT ke-8 Forum GenRe Bali dan International Youth Day 2026.
Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutan yang dibacakan Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali I Made Dwi Dewata mengatakan, generasi muda memiliki peran strategis menentukan masa depan Bali.
“Kita sedang menyiapkan Bali bukan hanya untuk satu, lima, atau sepuluh tahun ke depan. Namun, kita menyiapkan Bali 100 tahun mendatang,” kata Koster.
Menurut Koster, tantangan pembangunan Bali tidak lagi sekadar berkaitan dengan jumlah penduduk. Kualitas sumber daya manusia menjadi persoalan penting di tengah perubahan struktur demografi.
Hasil SUPAS 2025 mencatat Total Fertility Rate (TFR) Bali sebesar 2,02 atau berada di bawah tingkat penggantian penduduk. Proporsi penduduk berusia 60 tahun ke atas mencapai 15,07%, sedangkan rasio ketergantungan berada pada 43,82%.
Koster mengatakan kondisi tersebut membutuhkan generasi muda yang sehat, berpendidikan, terampil, produktif, berkarakter, dan tangguh.
Anak muda Bali juga diminta memiliki kecakapan digital. Mereka diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu menciptakan inovasi dan terlibat dalam transformasi digital.
“Duta GenRe sejati bukan yang paling banyak dikenal, melainkan yang memberikan manfaat dan berdampak bagi orang lain,” ujarnya.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali Ni Luh Gede Sukardiasih mengatakan ADUJAK GenRe Bali 2026 mengusung konsep Pratibimba Laksana, yang dimaknai sebagai cerminan nyata nilai, karakter, dan perilaku seseorang.
Duta GenRe diharapkan menjadi agen perubahan bagi diri sendiri, keluarga, hingga masyarakat.
Forum GenRe Bali juga mengembangkan konsep Ngempu Bali. Melalui jejaring di sembilan kabupaten/kota, remaja didorong menjadi pengayom sebaya serta agen literasi fertilitas dan demografi.
Edukasi yang diberikan mencakup perencanaan pendidikan, pekerjaan, pernikahan, kehidupan berkeluarga, kesehatan reproduksi hingga dinamika kependudukan.
Pada Grand Final ADUJAK GenRe Bali 2026, Juara I Duta GenRe Bali diraih A.A. Ngurah Agung Krishna Dananjaya dari Denpasar dan Ni Putu Paramaswamitha Sadha Utama dari Jembrana.
Runner Up I diraih I Komang Arta Ardiana dari Klungkung dan Komang Trisna Darmayanti dari Denpasar. Runner Up II diraih A.A. Gde Bagus Wahyu Wicaksana dari Gianyar dan Komang Dea Yogi Krisiani dari Buleleng.
Para pemenang diharapkan tidak berhenti pada gelar, tetapi menjadi role model, motivator, edukator, serta penggerak remaja Bali untuk mengambil keputusan hidup secara sehat, bertanggung jawab, dan terencana.
Kadek/Jurnalis Go Indonesia






