Aiptu Mushuri, Abdi Negara yang Setia Mengabdi dan Siap Ditempatkan di Mana Saja untuk NKRI

IMG 20260818 WA0363

DHARMASRAYA | Go Indonesia.id – Menjadi seorang anggota Polri bukan sekadar mengenakan seragam dan menjalankan tugas. Di baliknya terdapat tanggung jawab besar untuk hadir di tengah masyarakat, menjaga keamanan dan ketertiban, membangun kedekatan dengan warga, serta mengabdikan diri sepenuhnya kepada bangsa dan negara.

Semangat pengabdian itu tercermin dari sosok Aiptu Mushuri, anggota Polri yang sejak tahun 2015 dipercaya menjalankan tugas sebagai Bhabinkamtibmas Nagari Lubuk Besar, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Selama bertahun-tahun berada di tengah masyarakat, Aiptu Mushuri tidak hanya menjalankan tugas sebagai pembina keamanan dan ketertiban masyarakat. Kehadirannya juga menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, serta menciptakan rasa aman di tengah warga.

Dalam menjalankan tugas di wilayah binaannya, Aiptu Mushuri juga bersinergi dengan sejumlah personel lainnya, di antaranya Aipda Muslim Buchari, S.H., Bhabinkamtibmas Nagari Sungai Limau, serta Bripka Diance Sufadli.

β€œAlhamdulillah, selama menjalankan tugas di wilayah ini, dukungan dari masyarakat sangat baik. Ninik mamak, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda juga mendukung berbagai kegiatan Pospol Asam Jujuhan,” ujar Aiptu Mushuri kepada awak media, Senin (17/8/2026).

Pengabdian Aiptu Mushuri semakin luas sejak tahun 2023. Ia dipercaya merangkap tugas sebagai Kapolpos Sungai Limau, Kecamatan Asam Jujuhan. Amanah tersebut tentu menuntut tanggung jawab lebih besar dalam menjaga situasi kamtibmas sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Bagi Aiptu Mushuri, setiap penugasan merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh keikhlasan. Di mana pun seorang anggota Polri ditempatkan, di sanalah pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara harus diberikan secara maksimal.

β€œSiap ditugaskan di mana pun untuk kepentingan bangsa dan negara. Bagi kami, pengabdian adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab,” ungkapnya.

Semangat tersebut juga terlihat ketika dirinya mengikuti upacara bendera dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Asam Jujuhan. Momentum kemerdekaan menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada negara tidak berhenti pada seremoni, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata dan kehadiran di tengah masyarakat.

Menjadi Bhayangkara berarti siap meninggalkan kenyamanan pribadi demi kepentingan masyarakat. Tidak mengenal batas wilayah maupun waktu ketika negara dan masyarakat membutuhkan kehadiran seorang polisi.

Dari Nagari Lubuk Besar hingga mengemban tugas tambahan sebagai Kapolpos Sungai Limau, perjalanan pengabdian Aiptu Mushuri menjadi gambaran bahwa tugas seorang abdi negara bukan semata tentang pangkat dan jabatan.

Lebih dari itu, pengabdian adalah tentang kesetiaan, ketulusan, tanggung jawab dan kesiapan memberikan yang terbaik bagi masyarakat serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dengan semangat Presisi, humanis dan profesional, Aiptu Mushuri terus menjalankan amanah sebagai anggota Polri. Baginya, di mana pun kaki berpijak, di sanalah tugas dan pengabdian untuk NKRI dilaksanakan.

Siap mengabdi. Siap ditugaskan. Siap ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.

Karena menjadi abdi negara adalah pilihan untuk menempatkan kepentingan bangsa dan masyarakat di atas kepentingan pribadi.

Amat/ Jurnalis Go Indonesia


Advertisement

Pos terkait