Warga Serasan Resah, Listrik PLN Sering Padam Berjam-jam Tanpa Kejelasan

0a 219

SERASAN | Go Indonesia.id— Warga Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, mengeluhkan kondisi pelayanan listrik PLN yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Dalam beberapa hari terakhir, listrik disebut kerap padam tanpa jadwal dan tanpa adanya penjelasan yang jelas kepada masyarakat mengenai penyebab maupun waktu normalisasi.(20/8/26)

Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat terganggu. Tidak hanya rumah tangga, pemadaman listrik juga dikhawatirkan berdampak terhadap pelaku usaha kecil, pelayanan masyarakat, hingga berbagai aktivitas yang sangat bergantung pada pasokan listrik.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Salah seorang warga Serasan yang dikonfirmasi media mengatakan, pemadaman sudah terjadi selama beberapa hari dan berlangsung berulang kali dalam sehari.

Menurut warga tersebut, durasi pemadaman bahkan tidak sebentar. Dalam sehari, pemadaman paling cepat berlangsung sekitar dua jam, namun pada kondisi tertentu listrik bisa padam hingga setengah hari.

Sudah beberapa hari seperti ini. Dalam satu hari paling cepat lampu mati sekitar dua jam. Kadang bisa sampai setengah hari. Kami sangat resah, apalagi tidak ada informasi yang jelas dari PLN mengenai penyebabnya,” ungkap warga tersebut.

Menurutnya, persoalan bukan hanya mengenai listrik yang padam, tetapi juga minimnya informasi kepada masyarakat sebagai pelanggan.

Bahkan, kata dia, ketika salah seorang warga mencoba menanyakan penyebab pemadaman kepada pihak PLN, warga tersebut justru diarahkan untuk menanyakan persoalan tersebut kepada pihak kecamatan.

Setahu saya pernah ada masyarakat yang bertanya kepada pihak PLN kenapa listrik sering padam. Jawabannya malah disuruh tanyakan kepada camat. Kami tentu bingung, karena yang kami butuhkan adalah penjelasan dari pihak yang menangani listrik,” ujarnya.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat Serasan. Warga berharap PLN tidak hanya melakukan perbaikan teknis, tetapi juga memberikan informasi secara terbuka apabila terjadi gangguan ataupun pemadaman terencana.

Warga juga mempertanyakan bagaimana sebenarnya kondisi pembangkit dan jaringan listrik di Serasan, mengingat pemadaman yang berlangsung berjam-jam tersebut sudah terjadi beberapa hari dan belum diketahui secara pasti penyebabnya.

Masyarakat berharap pihak PLN segera memberikan penjelasan secara terbuka terkait persoalan tersebut, termasuk penyebab pemadaman, langkah perbaikan yang sedang dilakukan, serta kapan pelayanan listrik di Kecamatan Serasan dapat kembali normal.

Warga menegaskan, masyarakat dapat memahami apabila terjadi gangguan teknis atau kendala pada mesin pembangkit. Namun, mereka meminta agar PLN tidak membiarkan masyarakat bertanya-tanya tanpa adanya informasi.

Kami bukan tidak bisa memahami kalau memang ada gangguan. Yang kami persoalkan adalah tidak adanya kejelasan. Kalau memang ada kerusakan atau kendala, sampaikan kepada masyarakat supaya kami tahu,” ujar warga tersebut.

Kepala PLN Serasan dan Camat Belum Berikan Tanggapan

Sementara itu, media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Trismiarto, Kepala PLN Serasan, terkait keluhan warga mengenai pemadaman listrik yang terjadi berulang kali dan berlangsung hingga berjam-jam.

Konfirmasi juga telah disampaikan kepada Camat Serasan untuk meminta penjelasan mengenai kondisi kelistrikan di wilayah tersebut serta apakah pemerintah kecamatan telah menerima laporan dari masyarakat.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, baik Kepala PLN Serasan maupun Camat Serasan belum memberikan tanggapan atas pesan konfirmasi yang disampaikan media melalui aplikasi WhatsApp.

Media masih membuka ruang bagi pihak PLN maupun pemerintah kecamatan untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan terkait kondisi kelistrikan di Kecamatan Serasan.

Masyarakat berharap persoalan tersebut segera mendapat perhatian serius, sebab listrik bukan hanya menyangkut kenyamanan rumah tangga, tetapi juga berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi, pelayanan publik, pendidikan, komunikasi, serta kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Jika pemadaman memang disebabkan gangguan teknis, warga meminta PLN menyampaikan informasi secara transparan agar masyarakat dapat mengetahui kondisi sebenarnya dan mempersiapkan diri selama proses perbaikan berlangsung.

Baharullazi/Jurnalis Go Indonesia


Advertisement

Pos terkait