Pemkab Morotai Pastikan Aspirasi SAMURAI Ditindaklanjuti, Air Bersih dan Pasar Jadi Prioritas

IMG 20260907 WA0257 scaled

MOROTAI | Go Indonesia.id β€” Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai memastikan sejumlah aspirasi yang disampaikan Solidaritas Aksi Mahasiswa Untuk Rakyat Indonesia (SAMURAI) Distrik Unipas Morotai akan segera ditindaklanjuti. Persoalan air bersih, kebersihan pasar, penataan pedagang, hingga rencana perbaikan Pasar CBD menjadi perhatian pemerintah daerah.

Wakil Bupati Pulau Morotai Rio Kristian Pawane mengatakan pemerintah daerah terbuka terhadap kritik dan masukan mahasiswa sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

Advertisement

β€œTerima kasih untuk semua tuntutan atau perhatian, bentuk perhatian dari teman-teman SAMURAI Kabupaten Pulau Morotai. Atas nama pemerintah daerah, tuntutan-tuntutan ini tetap akan kami tindak lanjut,” ujar Rio saat berdiskusi dengan perwakilan SAMURAI di gerbang Kantor Bupati Pulau Morotai.

Untuk persoalan air bersih, Pemkab Morotai telah berkoordinasi dengan PDAM. Saat ini, perbaikan disebut sedang dilakukan di wilayah Berebere dan selanjutnya akan diarahkan ke Daruba.

Pemerintah juga akan memperhatikan kebutuhan bak sampah dan kendaraan pengangkut sampah untuk mendukung kebersihan kawasan pasar.

Sementara terkait kondisi Pasar CBD, pemerintah daerah telah mengusulkan perbaikan bangunan yang saat ini masih berkaitan dengan aset PU Balai. Perbaikan tersebut diupayakan dapat direalisasikan pada tahun depan.

β€œUntuk pasar itu sudah kami usulkan perbaikan. Kemungkinan besar tahun depan baru bisa terealisasi,” jelasnya.

Terkait dugaan pungutan liar (pungli) di kawasan Pasar CBD, Rio mengatakan laporan tersebut telah diterima pemerintah dan sudah ditindaklanjuti dengan meminta tim terkait melakukan penelusuran.

Meski belum ditemukan bukti yang memastikan dugaan tersebut, Pemkab tetap membuka ruang bagi masyarakat dan mahasiswa untuk menyerahkan bukti konkret agar dapat diproses sesuai ketentuan.

β€œKalau memang dari teman-teman SAMURAI punya bukti yang lebih konkret, kami mohon bantuannya juga supaya ini bisa langsung ditindak lanjut dan langsung diberikan sanksi untuk oknum tersebut,” tegasnya, Senin (7/9/2026).

Di sisi lain, Pemkab Morotai juga terus mendorong penataan aktivitas perdagangan di kawasan Pasar CBD. Pemerintah telah melakukan penertiban terhadap pedagang yang berjualan di luar kawasan pasar, namun pendekatan persuasif tetap menjadi pilihan agar penataan berjalan tanpa menimbulkan persoalan baru.

Rio mengajak masyarakat ikut mendukung penataan tersebut dengan berbelanja di dalam Pasar CBD.

β€œKalau semua belanja di dalam, pedagang di luar akan dengan sendirinya kembali ke pasar,” katanya.

Mengenai tarif retribusi pasar, Pemkab akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk menyusun rumusan tarif yang kemudian menjadi dasar penyusunan Peraturan Bupati (Perbup).

Sementara menyangkut persoalan yang disebut mahasiswa berkaitan dengan Syamsul Bahri Radjab dan seorang wartawan, Rio mengatakan dirinya belum mengetahui secara utuh persoalan tersebut. Ia berharap persoalan dapat diselesaikan secara baik dan membuka kemungkinan menjadi mediator.

β€œSaya berharap ini bisa diselesaikan secara baik-baik. Mungkin habis ini nanti saya bisa menjadi mediator untuk mengetahui apa sebenarnya permasalahannya,” ujarnya.

Respons tersebut menegaskan komitmen Pemkab Morotai untuk membuka ruang dialog dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat maupun mahasiswa. Sejumlah persoalan yang disampaikan kini masuk dalam perhatian pemerintah untuk ditangani secara bertahap sesuai kewenangan dan kemampuan daerah.

Mir | Jurnalis Go Indonesia.id


Advertisement

Pos terkait