MOROTAI | Go Indonesia.id — Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menggelar sosialisasi tentang perlindungan anak di bawah umur di SMA Negeri 1 Pulau Morotai, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai perlindungan diri serta pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman.
Kegiatan bertema Peningkatan Kapasitas Siswa Berbasis Perlindungan Anak di Bawah Umur tersebut diikuti pengurus GMNI, guru pembimbing, serta puluhan siswa-siswi SMA Negeri 1 Pulau Morotai.
Dua narasumber dihadirkan dalam kegiatan tersebut, yakni Arie Haya, Koordinator Grup Aksi Human Rights Ternate, dan Jherald Gotowahi, Ketua DPC GMNI Morotai.
Dalam pemaparannya, Arie Haya menjelaskan berbagai risiko yang dapat dihadapi anak, termasuk cara mengenali tanda-tanda perlakuan yang tidak pantas serta langkah-langkah aman untuk melindungi diri sendiri maupun teman sebaya.
Ia menekankan pentingnya membekali siswa dengan pengetahuan mengenai perlindungan anak agar mereka mampu mengenali situasi yang berisiko dan tidak mengabaikan ketika mengetahui temannya mengalami perlakuan yang tidak semestinya.
Sementara itu, Jherald Gotowahi menyampaikan bahwa pemuda dan pelajar memiliki peran penting dalam membangun lingkungan yang aman bagi anak, baik di sekolah maupun di luar sekolah.
“Kami ingin para siswa bukan hanya paham teori perlindungan anak, tetapi juga memiliki keberanian untuk peduli dan bertindak sesuai batas kemampuan mereka,” ujarnya, Rabu (14/10/26).
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para siswa tampak antusias mengajukan pertanyaan mengenai langkah praktis menjaga keamanan diri dan membantu teman sebaya yang menghadapi situasi berisiko.
Melalui kegiatan ini, GMNI Morotai berharap para siswa semakin memahami pentingnya perlindungan anak serta memiliki kepedulian untuk bersama-sama mencegah tindakan yang dapat mengancam keselamatan dan hak-hak anak.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama sebagai simbol komitmen untuk mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak.
Mirsa | Jurnalis Go Indonesia.id







