Rusli Sibua Pimpin Golkar Morotai, Fahri Haerudin Akhiri Dua Periode

IMG 20261014 WA0377 scaled

MOROTAI | Go Indonesia.id β€” Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pulau Morotai periode 2026–2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) V yang berlangsung Senin malam, 13 Oktober 2026.

Musda yang digelar di Auditorium DPRD Morotai, Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, tersebut menjadi momentum pergantian kepemimpinan sekaligus konsolidasi internal partai berlambang pohon beringin itu untuk lima tahun ke depan.

Bacaan Lainnya

Advertisement

Kegiatan ini mengusung tema β€œGolkar Solid, Indonesia Maju, Morotai Sejahtera”. Sejumlah pejabat daerah dan pengurus partai turut hadir, di antaranya Wakil Bupati Morotai Rio Christian Pawane, Sekretaris Daerah M. Umar Ali, Ketua Harian DPD I Golkar Maluku Utara Ikram M. Sangadji, Sekretaris DPD I Golkar Maluku Utara Arifin Jafar, unsur Forkopimda, serta kader Golkar se-Kabupaten Pulau Morotai.

Terpilihnya Rusli sekaligus mengakhiri kepemimpinan Fahri Haerudin yang telah memimpin DPD II Golkar Morotai selama dua periode.

Fahri menyatakan menerima pergantian kepemimpinan tersebut dengan lapang dada. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada kader yang telah memberikan kepercayaan kepadanya selama memimpin partai.

β€œTerima kasih telah mempercayakan saya selama dua periode. Hati ini akan tetap kuning, sampai kapan pun tetap kuning. Golkar sudah memberikan terlalu banyak untuk saya,” ujar Fahri, yang juga telah menjabat sebagai anggota DPRD selama tiga periode.

Ia menilai keputusan Golkar memilih Rusli merupakan langkah yang tepat. Menurut Fahri, dukungan terhadap kepemimpinan baru datang dari berbagai tingkatan organisasi partai, mulai dari DPD II hingga DPD I, serta masyarakat Morotai.

Sementara itu, Rusli dalam sambutannya menekankan bahwa kepemimpinan di tubuh Golkar harus berorientasi pada pengabdian dan perjuangan untuk kepentingan masyarakat.

β€œSaya memahami Golkar adalah ruang pengabdian, perjuangan aspirasi rakyat, dan pembentukan nilai kepemimpinan. Perjuangan bukan tentang kekuasaan, tapi kesetiaan pada cita-cita dan tanggung jawab kepada rakyat,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh partai politik memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah untuk mendorong pembangunan dan mewujudkan Kabupaten Pulau Morotai yang adil, makmur, dan sejahtera.

Di sisi lain, Ketua Harian DPD I Golkar Maluku Utara, Ikram M. Sangadji, menjelaskan bahwa keputusan mendorong kepala daerah memimpin kepengurusan Golkar di tingkat kabupaten merupakan bagian dari strategi organisasi.

Menurut Ikram, langkah tersebut diharapkan memperkuat stabilitas organisasi, meningkatkan daya tawar politik, serta memberikan waktu konsolidasi yang lebih panjang bagi kepengurusan partai.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan Musda harus mengedepankan musyawarah dan mufakat agar proses pergantian kepemimpinan berlangsung kondusif.

β€œMusda harus berjalan smooth, musyawarah mufakat. Golkar mendukung penuh program hilirisasi yang selaras dengan kebijakan pusat,” pungkasnya.

Terpilihnya Rusli Sibua kini menandai babak baru kepemimpinan Golkar Morotai untuk periode 2026–2031. Konsolidasi organisasi dan penguatan peran partai dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat menjadi tantangan bagi kepengurusan mendatang.

Mirsa | Jurnalis Go Indonesia.id


Advertisement

Pos terkait